RSCM Perkuat Layanan Sel Punca, Fokus pada Keamanan dan Pengendalian Mutu

RBN || Jakarta

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) terus mengembangkan layanan terapi berbasis sel punca atau stem cell di Indonesia. Pengembangan tersebut dilakukan melalui Stem Cells and Metabolites Clinic (SCMC) yang berlokasi di RSCM Kencana, Jakarta.

Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya RSCM mendukung perkembangan terapi regeneratif sekaligus memastikan penerapan teknologi kesehatan berbasis sel punca dilakukan dengan standar keamanan dan mutu yang ketat.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan RSCM Dr. dr. Bobi Prabowo, Sp.Em, Subsp.TK(K), M.Biomed, FICEP mengatakan pengendalian mutu menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan layanan sel punca.

Menurutnya, potensi sel punca dan produk turunannya cukup besar untuk mendukung berbagai kebutuhan terapi. Namun, pemanfaatannya tetap harus dilakukan secara aman dan berdasarkan standar yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Quality control-nya, ini yang kita inginkan bahwa yang dibutuhkan masyarakat ini sel punca itu banyak manfaatnya. Sekretom luar biasa bisa bantu menumbuhkan rambut, mengembalikan pasca-operasi, bahkan anti-aging,” kata Bobi dalam acara “Update Terapi Sel Punca & Turunannya di Indonesia” di RSCM Kencana, Jakarta, Sabtu (29/8).

Sel punca merupakan jenis sel dalam tubuh manusia yang memiliki kemampuan memperbarui diri atau self renewal. Sel tersebut juga dapat berkembang dan berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel lainnya.

Dengan perlakuan tertentu di laboratorium, sel punca dapat diperbanyak dan dipanen untuk kemudian dikembangkan sebagai bagian dari pilihan terapi. Pemanfaatannya antara lain ditujukan untuk kondisi tertentu yang tidak memiliki pilihan pengobatan lain maupun penyakit degeneratif.

Meski memiliki potensi besar, Bobi menekankan perkembangan teknologi kesehatan harus berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman masyarakat.

Menurut dia, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saja belum cukup. Masyarakat juga perlu mendapatkan informasi yang tepat agar dapat memahami manfaat, penggunaan, serta aspek keamanan terapi berbasis sel punca.

Kehadiran SCMC di RSCM Kencana merupakan tindak lanjut dari penetapan RSCM oleh Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit penyelenggara penelitian berbasis pelayanan terapi sel punca dan/atau sel.

Pengembangan layanan tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah RSCM dalam mewujudkan visi memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna dan profesional dengan standar internasional.

Melalui SCMC, RSCM berupaya memperkuat ekosistem pelayanan dan penelitian terapi sel punca di Indonesia, dengan tetap menempatkan aspek keamanan, pengendalian mutu, dan informasi yang benar kepada masyarakat sebagai bagian penting dalam penerapannya.

Sumber: Antara News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *