Lahan Bekas Tambang di Banyuwangi Terbakar, Diduga Dipicu Puntung Rokok

RBN || Banyuwangi

Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kali ini, api melalap lahan bekas tambang yang telah direklamasi di Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.

Lahan yang dipenuhi campuran sampah dan sekam tersebut terbakar hingga menghanguskan area sekitar 1,5 hektare. Kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi harus bekerja lebih dari sembilan jam untuk mengendalikan api. Lamanya proses pemadaman disebabkan kondisi lahan yang mengandung material mudah terbakar dan berpotensi menyimpan bara di dalamnya.

Kebakaran pertama kali diketahui warga setempat, Rofiki Hermanto (31). Rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi membuat Rofiki menyadari adanya kepulan asap tebal dari area reklamasi bekas tambang milik Eko.

Asap hitam pekat yang membubung dari lokasi bahkan sempat mengarah ke kawasan permukiman warga.

“Asap hitam pekat yang kian tebal mulai mengancam permukiman warga sekitar dan berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan,” ujar Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, Senin (31/8/2026).

Salam menjelaskan, proses pemadaman berlangsung cukup berat. Petugas tidak hanya berupaya memadamkan titik api, tetapi juga membuat pembatas untuk menghentikan perambatan api menuju permukiman.

Penyemprotan dilakukan secara terarah dengan menyesuaikan kondisi medan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api tidak menjalar semakin luas.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas belum langsung meninggalkan lokasi. Material berupa sekam dan sampah yang menumpuk di lahan dapat menyimpan bara di bagian dalam sehingga berisiko kembali terbakar.

Karena itu, tim Damkarmat melakukan proses pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan bara api benar-benar padam dan tidak terjadi penyalaan kembali.

Petugas juga terus memantau kondisi lokasi setelah proses pemadaman sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.

Sumber: Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *