RBN || Jakarta
Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein mengenang eratnya hubungan persahabatan yang terjalin puluhan tahun dengan Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/11/2025), Raja Abdullah II menyebut Prabowo bukan sekadar sahabat, tetapi saudara.
Dalam sambutannya, Raja Abdullah II mengisahkan bagaimana kedekatan itu telah dikenal bahkan oleh ayahnya, mendiang Raja Hussein. Ia menyebut pernah ditanya ayahnya siapa sosok Prabowo saat berkunjung ke Yordania. “Saya berkata, ‘Dia adalah saudara saya.’ Dan ayah saya menjawab, ‘Kalau begitu, dia juga saudaraku,’” tuturnya.
Raja Abdullah II menegaskan bahwa sejak saat itu hubungan mereka terus menguat dan tidak pernah berkurang. Persahabatan yang telah berlangsung hampir tiga dekade tersebut, menurutnya, menjadi landasan kuat dalam hubungan kedua negara.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah Indonesia. Baginya, kembali ke Indonesia bukan sekadar agenda diplomatik, tetapi seperti pulang ke rumah sahabat lama. “Merupakan kehormatan dapat kembali ke Indonesia. Hubungan kami sudah terjalin 27–28 tahun yang lalu, dan sejak itu kami menjadi saudara,” ujarnya.
Kunjungan Raja Abdullah II bersama delegasi Yordania kali ini menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama, termasuk dalam isu kemanusiaan dan stabilitas kawasan. Kedekatan personal antara kedua pemimpin diyakini menjadi modal penting dalam memperluas kolaborasi strategis di masa depan.
Pertemuan tersebut tidak hanya menampilkan kehangatan dua kepala negara, tetapi juga menggambarkan bagaimana persahabatan pribadi mampu mempererat hubungan antarbangsa. Dengan sejarah panjang saling percaya, Indonesia dan Yordania meneguhkan arah kerja sama yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Sumber: KOMPAS.com











