Komisi X DPR Dorong Tim Khusus Usut Dugaan Child Grooming oleh Kepsek SMK di Tangsel

  • Share
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. (Foto: Detik News)

RBN || Tangerang

Kasus dugaan child grooming yang dilakukan seorang kepala sekolah SMK di Pamulang, Tangerang Selatan, mendapat sorotan serius dari Komisi X DPR RI. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

“Kami, tentu sangat memberikan perhatian serius terhadap setiap bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan di manapun, termasuk dugaan kasus child grooming di Tangerang Selatan,” kata Lalu Hadrian Irfani saat dihubungi, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, dugaan manipulasi psikologis terhadap siswi tersebut merupakan bentuk pelanggaran serius karena dilakukan melalui pendekatan emosional yang dapat memengaruhi kondisi mental korban. Modus child grooming dinilai sangat berbahaya sebab pelaku membangun kedekatan dan kepercayaan untuk mengendalikan korban secara perlahan.

Komisi X DPR RI juga mengecam keras setiap tindakan penyalahgunaan relasi kuasa oleh tenaga pendidik. Lalu menilai kasus kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pendidikan masih menjadi tantangan besar dengan pola yang semakin kompleks. Karena itu, ia menegaskan bahwa aturan dalam Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman harus diterapkan secara serius di seluruh satuan pendidikan.

Selain itu, Komisi X DPR RI mendorong pembentukan tim khusus untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh. Tim itu diharapkan melibatkan pihak sekolah, dinas pendidikan, psikolog, pendamping anak, hingga aparat penegak hukum apabila ditemukan unsur pidana.

Lalu menekankan bahwa penanganan kasus tidak boleh hanya berfokus pada pemberian sanksi kepada pelaku, tetapi juga harus memastikan perlindungan dan pemulihan psikologis bagi korban agar hak dan masa depan peserta didik tetap terjaga.

Sumber: Detik News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *