RBN || Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Gubernur Jeju, Korea Selatan, Oh Young-hun, melakukan penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara dua kota yang diselenggarakan di KBRI Seoul.
Melalui MoU ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Provinsi Otonomi Khusus Jeju resmi menjalin kerja sama sister city. Kesepakatan ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai pariwisata, energi terbarukan, hingga ekonomi, pertanian, dan perikanan.
Dikatakan Pramono, kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi Jakarta untuk memperkuat posisinya di kancah global.
“Jeju merupakan mitra strategis, terutama dalam pengembangan pariwisata dan energi berkelanjutan. Kami ingin kerja sama ini memberikan dampak konkret bagi masyarakat di kedua wilayah,” ujar Pramono, dalam siaran pers Pemprov DKI, Minggu (26/4).
Pramono meyakini, kolaborasi dengan Jeju akan mengakselerasi visi Jakarta untuk masuk dalam jajaran 50 besar kota global pada 2030. Pemprov DKI, kata dia, berkomitmen mewujudkan masa depan yang berkelanjutan bagi Jakarta dan Jeju.
“Kami berkomitmen mewujudkan masa depan yang lebih terhubung, inklusif, dan berkelanjutan bagi Jakarta dan Jeju,” tandas Pramono.
sumber: berita jakarta











