RBN || Hong Kong (Reuters)
Hujan lebat mengguyur kota-kota disekitar Pearl River Delta, China Selatan, pada Selasa (5/8) hingga pukul 14.00 HKT, yang berdampak terhadap operasional rumah sakit, sekolah, dan pengadilan. Diperkirakan curah hujan mencapai lebih dari 350 mm. Menurut otoritas cuaca setempat, ini merupakan curah hujan harian tertinggi di bulan Agustus sejak 1884.
Derasnya aliran hujan membuat kota Hong Kong dilanda banjir. Ketinggian air naik hingga pergelangan kaki disekitar rumah sakit terbesar di Hong Kong. Banjir ini mendorong otoritas cuaca untuk memperpanjang peringatan hujan badai ‘hitam’ sampai pukul 17.00 HKT. Sementara itu, CCTV melaporkan bahwa hingga Selasa pagi, 4 sungai di Provinsi Guangdong telah meluap melebihi batas ketinggian tertentu.
Menurut ahli meteorologi, curah hujan ekstrem dan banjir berkaitan dengan perubahan iklim, yang menimbulkan tantangan bagi pemerintah China karena mengakibatkan banyak korban meninggal, ribuan orang mengungsi, dan kerugian ekonomi.
Badai datang menyusul banjir bandang mematikan di China Selatan selama akhir pekan yang menewaskan 5 orang di Provinsi Guangdong dan memicu operasi pencarian berskala besar dengan melibatkan lebih dari 1.300 penyelamat.
Peringatan hujan badai ‘hitam’ di Hong Kong merupakan keempat kalinya dalam kurun waktu delapan hari, memecahkan rekor peringatan cuaca terbanyak di kota itu dalam satu tahun, demikian menurut laporan kantor berita pemerintah China, Xinhua.
Bandara Hong Kong mengalami pembatalan penerbangan sekitar 20%. Namun, bandara tetap beroperasi normal meskipun terdapat penundaan penerbangan. Penumpang disarankan menuju bandara ketika jadwal penerbangan mereka telah dikonfirmasi.
Hong Kong biasanya menerima curah hujan rata-rata 2.200 mm setiap tahun, lebih dari setengahnya hujan terjadi dari Juni hingga Agustus.












