RBN || Jakarta
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menerima kunjungan silaturahmi dari dua tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, di kediaman pribadinya di Sumber, Solo, Kamis (8/1) sore.
Berdasarkan laporan detikJateng, kawasan sekitar rumah Jokowi telah disterilkan sejak pukul 15.45 WIB. Jokowi diketahui berada di kediaman tersebut sekitar pukul 15.47 WIB. Pertemuan berlangsung tertutup, dan sekitar pukul 18.30 WIB terlihat beberapa tamu meninggalkan lokasi, disusul oleh Jokowi yang juga keluar pada waktu hampir bersamaan.
Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah, membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kunjungan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis merupakan bentuk silaturahmi.
“Benar, sore hari ini Bapak Joko Widodo menerima silaturahmi dari Saudara Eggi Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis,” ujar Syarif saat dikonfirmasi.
Dalam pertemuan itu, keduanya didampingi kuasa hukum Eggi Sudjana, Elida Netty. Turut hadir pula Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) Darmizal serta Sekretaris Jenderal ReJO, Rakhmad, sebagai bagian dari pendampingan.
Sebagaimana diketahui, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis termasuk dalam delapan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden Jokowi yang kini tengah ditangani Polda Metro Jaya. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyatakan, penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan mendalam dan dibagi ke dalam dua klaster.
Klaster pertama berjumlah lima orang, termasuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, sementara klaster kedua terdiri dari tiga tersangka lainnya. Seluruh tersangka dijerat dengan pasal berlapis, baik dari KUHP maupun Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Pertemuan ini mencerminkan pentingnya dialog dan sikap terbuka di tengah proses hukum yang berjalan, sekaligus menunjukkan bahwa nilai silaturahmi dan komunikasi tetap dijunjung tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sumber: CNN Indonesia











