BTN Genjot Penyaluran KPR di Jateng–DIY, Tawarkan Bunga Ringan di REI Expo 2026

  • Share
Foto: suaramerdeka.com/Modesta Fiska

RBN || Semarang

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Upaya ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif BTN dalam ajang REI Expo I 2026 yang digelar di DP Mall Semarang hingga 3 Mei 2026.

Pameran tersebut menjadi wadah strategis yang mempertemukan perbankan, pengembang, dan pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Dari sisi kinerja, BTN mencatat pertumbuhan penyaluran KPR yang cukup kuat di wilayah Jateng–DIY. Sepanjang 2025, pembiayaan mencapai lebih dari 11.000 unit rumah dengan total nilai Rp1,9 triliun, atau tumbuh 15,7 persen secara tahunan.

Tren positif ini berlanjut pada 2026. Hingga pertengahan April, realisasi kredit telah menembus Rp338 miliar untuk lebih dari 2.000 nasabah.

Kepala Kantor Wilayah BTN Jateng–DIY, Fitri Novianty Ratna Kusuma, menyebut tingginya realisasi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan hunian masih menjadi prioritas masyarakat.

“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa rumah masih menjadi kebutuhan dasar yang terus dicari. BTN hadir bukan hanya sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga sebagai penggerak pemenuhan kebutuhan tersebut, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor perumahan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap perekonomian, mulai dari sektor konstruksi hingga industri pendukung lainnya.

Untuk mempercepat penyaluran KPR, BTN menawarkan berbagai skema pembiayaan yang kompetitif selama pameran berlangsung. Di antaranya suku bunga mulai 2,65 persen fixed rate selama tiga tahun, tenor hingga 30 tahun, serta berbagai insentif seperti diskon biaya provisi dan administrasi.

Sementara itu, Ketua DPD REI Jawa Tengah, Harmawan Mardiyanto, menegaskan bahwa peningkatan penyerapan hunian memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan perbankan.

Menurutnya, kondisi global saat ini turut memengaruhi kenaikan harga bahan baku pembangunan. Meski demikian, para pengembang telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga penjualan, baik melalui jalur offline maupun online.

“Dukungan pembiayaan yang tepat akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” imbuhnya dalam REI Expo di DP Mall.

Dengan berbagai strategi tersebut, BTN optimistis mampu terus memperluas akses kepemilikan rumah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti di wilayah Jateng dan DIY.

Sumber: Suara Merdeka

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *