BIONS 269: Peran Diplomasi Publik Dalam Membangun Citra Indonesia

  • Share

 RBN || Jakarta

Diplomasi publik melalui pembentukan narasi positif sangat penting untuk membangun citra positif Indonesia di kancah internasional. Hal ini disampaikan oleh Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati, dalam acara Bincang Online Inspiratif (BIONS) Seri 269 pada Sabtu (16/8).

Indonesia dikenal dimata internasional sebagai bangsa yang memiliki keberagaman budaya dengan masyarakatnya yang hidup harmonis dibawah bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman budaya menjadi kekuatan soft power diplomasi, di mana diplomasi dilakukan menggunakan pendekatan hati yang mengutamakan perdamaian.

Menurut Ani, salah satu diplomasi yang dilakukan adalah kolaborasi antara pariwisata dengan investasi, yaitu mempromosikan pariwisata Indonesia untuk menarik warga asing datang ke Indonesia melihat keindahan alam, setelah itu mereka akan kembali lagi ke Indonesia, dan memungkinkan terjadinya hubungan investasi atau perdagangan.

Ani menekankan bahwa budaya tidak hanya sebatas pertunjukan seni, tari, dan musik karena produk budaya sangat banyak, misalnya film sebagai bentuk kreativitas budaya, lalu ada gastronomi yaitu mengenai kuliner. Indonesia menjadi pertemuan dari berbagai macam budaya sehingga memiliki keragaman budaya yang diwariskan sejak masa kerajaan hingga sekarang. Dalam suatu keindahan seni tari terdapat identitas dan komponen budaya lokal.

“Perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia tumbuh bersama budaya, perkembangan agama, dan perkembangan dari kaum intelektual yang ada di Indonesia, semuanya tumbuh untuk membangun bangsa yang sekarang ini,” ujar Ani Nigeriawati.

Lebih lanjut, Ani mengatakan bahwa konsep diplomasi Indonesia adalah total diplomasi yaitu diplomasi yang melibatkan berbagai elemen untuk mendukung diplomasi. Diplomasi publik juga membutuhkan peran diaspora untuk memberikan narasi positif tentang Indonesia kepada masyarakat internasional agar membangun citra positif Indonesia yang berguna untuk memperkuat pengaruh Indonesia di kawasan regional dan global.

Kemenlu telah menyusun strategi mengenai peran diaspora terhadap pembangunan nasional menuju Visi Indonesia Emas 2045, yaitu menjadikan diaspora sebagai mitra pemerintah melalui pemikiran dan keahlian mereka yang berguna untuk kemajuan bangsa, kemudian diaspora sebagai duta budaya dan ekonomi Indonesia, diaspora sebagai jembatan networking untuk mendapatkan akses terhadap berbagai sektor strategis, serta mendorong diaspora menjadi agen perdamaian karena Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah. Banyak diaspora yang aktif di organisasi internasional dan pertukaran budaya, hal ini membantu mempromosikan Indonesia di negara yang mereka tempati.

Ani menjelaskan disinformasi dan misinformasi sebagai tantangan diplomasi digital. Pentingnya memaksimalkan peran media sosial kementerian untuk menyampaikan narasi-narasi positif yang merepresentasikan Indonesia. Kemenlu berkolaborasi dengan perwakilan RI dan komunitas-komunitas masyarakat diluar negeri untuk bersama-sama menyebarkan berita-berita positif tentang Indonesia.

Keberadaan influencer menjadi mitra untuk memberikan edukasi. Kemudian pemanfaatan media digital untuk menyuarakan capaian-capaian dan misi diplomasi agar masyarakat selalu update. Selain itu, media perlu melakukan research terhadap kebenaran berita yang akan diunggah.

“Menangkal disinformasi dan misinformasi adalah tanggung jawab semua pihak,” tambah Ani.

Ani juga menjelaskan bahwa diplomasi ekonomi yang dilakukan oleh Indonesia berlandaskan Pancasila, dengan melibatkan kementerian dan lembaga lainnya. Kemenlu berperan dalam koordinasi kebijakan politik luar negeri dan memfasilitasi kegiatan ekonomi di luar negeri, seperti pameran-pameran dibidang perdagangan, infrastruktur, industri kesehatan, dan lain-lain, serta melakukan pendekatan dengan Kadin setempat dan melakukan research terhadap market demand produk-produk Indonesia di suatu negara.

“Kami mengajak semua komunitas-komunitas masyarakat di luar negeri membantu diplomasi untuk membangun citra positif Indonesia didunia internasional,” tutup Ani.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *