Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padati Jalur Pantura Semarang, Kendaraan ke Arah Jakarta Meningkat Tajam

  • Share
Foto: TRIBUN JATENG/iwan Arifianto

RBN || Semarang

Arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat di jalur Pantura wilayah Semarang. Sejumlah titik terpantau mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama yang mengarah ke Jakarta.

Pantauan di perbatasan Kota Semarang-Kendal, tepatnya di depan Semarang Zoo, Senin (23/3/2026) siang, menunjukkan arus lalu lintas cukup ramai. Kendaraan yang melintas didominasi mobil pribadi dan sepeda motor, baik dengan pelat lokal maupun luar kota seperti pelat B.

Kondisi serupa juga terlihat di ruas tol dalam kota Semarang. Di Gerbang Tol Kalikangkung, jumlah kendaraan menuju arah Jakarta mengalami lonjakan signifikan. Dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, tercatat sebanyak 13.643 kendaraan melintas, meningkat tajam dibandingkan hari sebelumnya yang hanya mencapai 7.573 kendaraan pada periode waktu yang sama.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, membenarkan adanya peningkatan arus kendaraan pada hari ketiga Lebaran.

Ia menyebut lonjakan kendaraan berdampak pada kepadatan di sejumlah titik, termasuk di rest area KM 424 B, Gajahmungkur.

“Rest area mulai ramai, kami berlakukan sistem buka tutup,” kata Yunaldi.

Menurutnya, sistem buka-tutup diberlakukan untuk mencegah kemacetan di ruas tol. Rest area akan ditutup sementara ketika kapasitas sudah penuh, dan pemudik diarahkan ke lokasi istirahat berikutnya.

“Kami alihkan ke rest area di KM 387 Kendal,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kondisi lalu lintas di dalam kota Semarang, Yunaldi memastikan masih dalam kondisi terkendali. Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan di sejumlah titik keramaian seperti pusat oleh-oleh, objek wisata, hingga kawasan kuliner.

“Ya kami pantau tempat tujuan masyarakat selama masa libur lebaran,” ujarnya.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, menambahkan bahwa peningkatan arus kendaraan menuju Jakarta terjadi secara bertahap sejak H+8 hingga H+10 Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026.

Ia mencatat jumlah kendaraan meningkat dari 4.048 kendaraan per hari, kemudian 16.048 kendaraan per hari, hingga mencapai 30.888 kendaraan per hari.

“Kami meminta kepada pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan arus balik, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *