Ganda Putra Malaysia Tunjukkan Dominasi, Peluang Juara Kian Terbuka di Level Dunia

  • Share
Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam laga final All England Open 2026 di Birmingham, Inggris, Minggu (8/3/2026). (Foto: INSTAGRAM.COM/BA_MALAYSIA)

RBN || Jakarta

Malaysia menunjukkan kekuatan besar di sektor ganda putra dalam persaingan bulu tangkis dunia. Saat ini, Negeri Jiran memiliki delapan pasangan ganda putra yang masuk dalam 32 besar ranking dunia BWF, membuka peluang besar untuk bersaing di turnamen elite seperti Super 750 dan Super 1000.

Dua pasangan utama yang menjadi andalan adalah Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang kini menempati peringkat kedua dunia, serta Man Wei Chong/Kai Wun Tee di peringkat keenam dunia. Selain itu, pasangan independen Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani juga memperkuat posisi Malaysia di jajaran elite dengan menempati peringkat ketujuh dunia.

Kedalaman skuad semakin terlihat dengan hadirnya pasangan pelapis seperti Junaidi Arif/Roy King Yap di peringkat ke-16 dunia. Sementara itu, pasangan lain seperti Nur Moh Azryin/Tan Wee Kiong, Kang Khai Xing/Aaron Tai, serta Choong Hon Jian/Haikal Muhammad berada di kisaran peringkat 25 hingga 30 dunia. Ong Yew Sin/Teo Ee Yi melengkapi kekuatan Malaysia dengan menempati peringkat ke-32.

Kekuatan tersebut tercermin dalam ajang All England Open 2026, di mana Malaysia berhasil menempatkan satu wakil di partai final melalui pasangan Chia/Soh, meskipun belum berhasil meraih gelar juara.

Pelatih ganda putra Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Herry Iman Pierngadi (Herry IP), menyambut positif kedalaman skuad yang dimiliki Malaysia saat ini. Ia menilai kondisi ini menjadi keuntungan besar dalam persaingan di turnamen internasional.

“Selama memenuhi persyaratan, tidak ada batasan jumlah pasangan per negara, kenapa tidak?” kata Herry IP.

“Ini jelas lebih menguntungkan bagi Malaysia. Karena semakin banyak pasangan yang lolos kualifikasi, semakin tinggi peluang untuk mencapai final dan menjadi juara,” lanjutnya.

Menurut Herry, banyaknya pasangan yang mampu tampil di turnamen besar akan meningkatkan peluang Malaysia meraih gelar juara di berbagai ajang.

“Semakin banyak pasangan Malaysia yang bisa bermain di ajang yang lebih besar, semakin baik,” imbuhnya.

Media Malaysia, New Straits Times (NST), juga menyoroti kekuatan sektor ganda putra negaranya. Dalam salah satu laporannya, NST menilai performa Malaysia saat ini lebih unggul dibanding Indonesia dan Taiwan.

Penilaian tersebut merujuk pada hasil All England Open 2026, di mana pasangan dari Indonesia dan Taiwan tidak berhasil menembus babak final.

“Meskipun Indonesia dan Taiwan juga memiliki perwakilan yang tinggi di All England, tidak satu pun pasangan mereka yang berhasil melaju melewati semi final,” tulis NST.

Dengan komposisi pemain yang merata dan kompetitif, Malaysia kini menjadi salah satu kekuatan utama di sektor ganda putra dunia, sekaligus kandidat kuat untuk meraih gelar di berbagai turnamen bergengsi mendatang.

Sumber: BolaSport

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *