Sering Sakit Kepala Karena Terlalu Lama Menatap Layar? Ini Penjelasan Ahli

  • Share
Ilustrasi. (Foto: Detikhealth)

RBN || Jakarta

Di era digital saat ini, aktivitas bekerja, belajar, hingga hiburan banyak dilakukan melalui ponsel dan laptop. Namun, semakin lama seseorang menatap layar, semakin besar pula risiko mengalami sakit kepala yang dikenal sebagai Screen-Induced Headache.

Para ahli neurologi menjelaskan bahwa kondisi ini bukan sekadar kelelahan biasa, tetapi bisa menjadi tanda otak mengalami stres akibat paparan layar digital yang berlebihan.

Pengaruh Cahaya Biru pada Otak

Layar digital memancarkan Blue Light atau cahaya biru berenergi tinggi. Pada sebagian orang, terutama penderita Migrain, cahaya ini dapat memicu sakit kepala.

Cahaya biru merangsang sel ganglion pada retina yang sensitif terhadap cahaya. Sinyal tersebut kemudian dikirim ke Saraf Trigeminal, yaitu jalur utama yang memproses rasa nyeri di otak. Jika paparan terjadi terus-menerus, ambang nyeri bisa menurun sehingga pemicu kecil saja dapat menyebabkan sakit kepala hebat.

Sindrom Penglihatan Komputer

Kondisi lain yang sering muncul adalah Digital Eye Strain atau sindrom penglihatan komputer. Saat menatap layar, frekuensi berkedip seseorang dapat berkurang hingga 60 persen, yang membuat mata menjadi kering dan tegang.

Selain itu, otot kecil di dalam mata yang berfungsi untuk fokus (otot siliaris) terus bekerja tanpa jeda. Hal ini sering memicu rasa nyeri tumpul di area dahi dan pelipis, yang dikenal sebagai Tension Headache.

Postur Tubuh Juga Berpengaruh

Sakit kepala juga dapat dipicu oleh postur tubuh yang buruk saat menggunakan gadget. Kebiasaan menunduk terlalu lama saat melihat ponsel memberi tekanan besar pada tulang leher dan otot bahu.

Ketegangan pada otot trapezius dan leher ini bisa menyebabkan Cervicogenic Headache, yaitu sakit kepala yang berasal dari masalah pada tulang belakang leher atau jaringan di sekitarnya.

Cara Mencegah Sakit Kepala Akibat Layar

Para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi risiko sakit kepala akibat screen time:

1. Terapkan aturan 20-20-20

Setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan selama 20 detik ke objek sejauh sekitar 6 meter.

2. Atur kecerahan layar

Gunakan brightness yang sesuai dengan pencahayaan ruangan dan aktifkan night mode untuk mengurangi cahaya biru.

3. Perbaiki posisi tubuh

Pastikan layar sejajar dengan mata dan duduk dengan posisi tegak agar tidak memberi tekanan pada leher.

4. Cukupi kebutuhan cairan

Dehidrasi juga dapat memperparah sakit kepala, sehingga penting untuk tetap minum air yang cukup.

Jika sakit kepala semakin sering terjadi, terasa sangat berat, atau disertai gangguan penglihatan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter saraf untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: Detikhealth

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *