Banjir Rendam Nagan Raya, Sejumlah Ruas Jalan Provinsi Terputus Akses

  • Share
Banjir Rendam Nagan Raya, Sejumlah Ruas Jalan Provinsi Terputus Akses
Banjir Rendam Nagan Raya, Sejumlah Ruas Jalan Provinsi Terputus Akses

RBN || Nagan Raya, Aceh

Hujan deras yang mengguyur wilayah Nagan Raya sejak awal pekan menyebabkan sejumlah desa di Kecamatan Tripa Makmur mengalami banjir. Tingginya debit air dilaporkan memutus akses di beberapa ruas jalan provinsi yang menghubungkan permukiman warga dengan pusat kabupaten.

Pantauan warga menunjukkan bahwa badan jalan di kawasan Panton Pange, Tripa Makmur terendam lumpur dan air dengan arus cukup kuat, sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Kondisi ini membuat mobilitas warga terganggu dan distribusi logistik harian menjadi terhambat.

Sejumlah video dan foto dari masyarakat setempat memperlihatkan aspal jalan yang terkelupas serta bahu jalan yang tergerus air. Hingga Jumat (28/11/2025), jalur tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.

BMKG: Potensi Hujan Lebat Masih Tinggi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I sebelumnya mengeluarkan peringatan dini mengenai peluang hujandengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Aceh bagian barat dan selatan, termasuk Nagan Raya. BMKG menyebut kondisi atmosfer yang labil membuat wilayah tersebut rawan banjir dan genangan air.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan banjir bandang, terutama di wilayah dataran rendah dan dekat aliran sungai,” tulis BMKG dalam rilis resminya.

Daerah Rawan Banjir Menurut BNPB

Menurut peta kerawanan bencana yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kabupaten Nagan Raya termasuk salah satu wilayah dengan indeks risiko banjir kategori menengah hingga tinggi, terutama di kecamatan yang memiliki kawasan rawa dan aliran sungai besar.

Tripa Makmur dan wilayah sekitarnya tercatat beberapa kali mengalami banjir dalam dua tahun terakhir, terutama akibat hujan ekstrem dan luapan sungai
PUPR Aceh: Infrastruktur Butuh Penanganan Jangka Panjang

Dinas PUPR Aceh dalam dokumen resminya mengenai jaringan jalan provinsi menyebut bahwa ruas jalan di bagian barat Aceh termasuk kategori rentan terhadap kerusakan bila terjadi curah hujan ekstrem.

“Banyak ruas berada di dataran rendah dan tanah yang labil. Ketika banjir terjadi, air menggerus pondasi jalan dan menyebabkan kerusakan permukaan,” tulis laporan tahunan PUPR Aceh.

Kerusakan pada ruas jalan Tripa Makmur menjadi perhatian karena jalur tersebut merupakan koneksi utama menuju pusat ekonomi, fasilitas kesehatan, serta distribusi logistik.

Warga Kesulitan Mobilitas

Warga setempat mengaku aktivitas sehari-hari terganggu akibat terputusnya akses jalan. Sebagian tidak dapat pergi ke pasar, sekolah, atau fasilitas layanan publik di kecamatan lain.

“Airnya deras dan menutup badan jalan. Motor pun tidak bisa lewat,” ujar salah satu warga Panton Pange.

Sementara itu, pemerintah kabupaten masih melakukan asesmen awal di titik-titik yang terdampak banjir. BPBD Nagan Raya menurunkan personel untuk memetakan lokasi genangan dan kebutuhan mendesak warga

Pemerintah Diminta Segera Buka Akses Darurat

Sejumlah tokoh masyarakat meminta pemerintah daerah dan provinsi menyiapkan jalur darurat untuk memastikan bantuan dapat dikirim apabila hujan kembali turun dalam beberapa hari ke depan.

Penanganan permanen diperkirakan membutuhkan waktu karena beberapa ruas mengalami kerusakan struktural.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *