Gempa M 6,2 Kembali Guncang Maluku, Berpusat di Laut Banda
RBN || Ambon
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,2 kembali mengguncang wilayah Maluku pada Senin malam (24/8/2026) pukul 23.10 WIT.
Berdasarkan data BMKG Stasiun Ambon, gempa berpusat di Laut Banda pada kedalaman 39 kilometer. Episenter gempa berada sekitar 168 kilometer barat laut Maluku Barat Daya.
Gempa tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah gempa berkekuatan M 5,4 mengguncang wilayah Maluku Tengah pada pukul 19.03 WIT.
Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa M 6,2 dirasakan dengan intensitas IV MMI di Kepulauan Romang dan Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan akibat gempa.
BMKG menjelaskan gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang terjadi akibat aktivitas penyesaran dasar Laut Banda. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Warga Maluku Barat Daya turut merasakan getaran gempa. Salah seorang warga, Maikel Jambormias, mengatakan getaran terasa di Tiakur, tetapi tidak terlalu kuat.
“Betul barusan tadi ada gempa, kita rasakan getarannya cuma tidak terlalu kuat,” kata Maikel.
Kepala BPBD Maluku Barat Daya Djemy Lico mengatakan getaran juga dirasakan warga di Tiakur, Pulau Romang, Pulau Damer, dan Masela. Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa.
“Kita belum dapat laporan. Tapi sepertinya tidak ada dampak kerusakan,” ujar Djemy.
Sumber: Kompas.com
