Gunung Anak Krakatau Erupsi 4 Kali dalam 35 Menit, Abu Mengarah ke Barat Laut

RBN || Lampung Selatan

Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda masih berlangsung hingga Senin (24/8/2026) malam. Dalam kurun waktu 35 menit, gunung api tersebut kembali mengalami empat kali erupsi.

Erupsi terjadi berturut-turut pada pukul 20.09 WIB, 20.27 WIB, 20.34 WIB, dan 20.44 WIB. Pada keempat erupsi tersebut, kolom abu teramati mencapai sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 457 meter di atas permukaan laut.

Petugas Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Andi Suwardi, mengatakan aktivitas erupsi masih berlangsung hingga malam hari.

“Erupsi masih terjadi hingga malam. Dalam rentang pukul 20.09 sampai 20.44 WIB, tercatat empat kali erupsi,” kata Andi, Senin malam.

Keempat erupsi memiliki karakteristik visual yang relatif sama. Kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan teramati bergerak ke arah barat laut.

Petugas terus melakukan pemantauan untuk mengamati perkembangan aktivitas vulkanik serta perubahan arah sebaran material erupsi.

Rangkaian erupsi tersebut menambah aktivitas Gunung Anak Krakatau sepanjang Senin. Sebelumnya, gunung tersebut juga beberapa kali mengalami erupsi sejak pagi hingga sore hari dengan kolom abu tertinggi mencapai sekitar 400 meter di atas puncak.

Andi mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pengunjung tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau selama aktivitas erupsi masih berlangsung. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

“Keselamatan harus menjadi prioritas dan masyarakat harus mengikuti rekomendasi yang berlaku,” tegas Andi.

Sumber: Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *