RBN || Jakarta
Samsung bersiap memperluas fungsi Galaxy Buds dengan menghadirkan fitur alat bantu dengar untuk pengguna yang mengalami gangguan pendengaran ringan hingga sedang. Fitur tersebut akan tersedia pada sejumlah perangkat true wireless stereo (TWS) Galaxy Buds.
Langkah ini dilakukan setelah Samsung memperoleh izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk menghadirkan fitur alat bantu dengar pada perangkatnya.
Mengutip laporan Engadget, Selasa (11/8) waktu setempat, fitur tersebut akan hadir bersama kemampuan pemeriksaan pendengaran pada Galaxy Buds3 Pro dan Galaxy Buds4 Pro.
Peluncuran perdana direncanakan berlangsung di Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya secara bertahap mulai akhir 2026. Ketersediaan fitur akan menyesuaikan dengan persetujuan dari regulator di masing-masing negara.
Fitur alat bantu dengar tersebut ditujukan bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas yang mengalami gangguan pendengaran ringan hingga sedang. Teknologi serupa sebelumnya telah diterapkan Apple pada AirPods Pro.
Tak hanya menghadirkan fungsi alat bantu dengar, Samsung juga membekali Galaxy Buds dengan fitur pemeriksaan pendengaran. Perusahaan mengklaim pemeriksaan tersebut dapat menghasilkan hasil dengan standar medis hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Pemeriksaan dapat dilakukan melalui pengaturan Galaxy Buds menggunakan ponsel Galaxy yang kompatibel. Sistem akan menguji kemampuan pendengaran pada masing-masing telinga secara terpisah.
Setelah pemeriksaan selesai, pengguna akan memperoleh gambaran kondisi pendengarannya. Hasil tersebut dikelompokkan menjadi kategori normal atau empat tingkat gangguan pendengaran, yakni ringan, sedang, berat, dan sangat berat.
Hasil pemeriksaan kemudian dapat dipantau melalui aplikasi Samsung Health. Informasi tersebut juga dapat menjadi dasar bagi Galaxy Buds dalam menyesuaikan pengolahan suara sesuai kebutuhan pengguna.
Dengan fitur tersebut, perangkat diharapkan mampu membantu pengguna menangkap suara yang sebelumnya sulit terdengar, termasuk suara berbisik, suara dari jarak jauh, hingga suara dengan frekuensi tinggi.
Fungsi alat bantu dengar pada Galaxy Buds juga memanfaatkan sejumlah teknologi audio yang telah tersedia pada perangkat tersebut.
Samsung menggabungkannya dengan teknologi peredam bising serta beamforming. Teknologi beamforming digunakan untuk membantu memusatkan perhatian perangkat pada suara yang datang dari arah depan pengguna.
Kombinasi teknologi tersebut diharapkan dapat membuat suara yang ingin didengar menjadi lebih jelas di tengah lingkungan dengan banyak suara latar.
Samsung menyatakan fitur pemeriksaan pendengaran dan alat bantu dengar akan diluncurkan secara bertahap. Selain Amerika Serikat, fitur tersebut juga akan tersedia di negara lain setelah memperoleh izin dari otoritas terkait di masing-masing wilayah.
Dengan perkembangan ini, Galaxy Buds tidak hanya berfungsi sebagai perangkat audio nirkabel, tetapi juga mulai diarahkan untuk mendukung kebutuhan kesehatan pendengaran pengguna.
Sumber: Antara News











