RBN || Jakarta
Kegiatan edukasi lingkungan digelar bagi nasabah bank sampah di Jagakarsa dengan fokus pada pengolahan limbah rumah tangga, khususnya sampah sachet dan pemanfaatan galon bekas. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara kreatif dan berkelanjutan sekaligus memberikan keterampilan praktis yang dapat digunakan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak untuk mengolah sampah sachet menjadi produk yang lebih bernilai serta memanfaatkan galon plastik bekas sebagai media tanam. Pendekatan ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah, tetapi juga membuka wawasan masyarakat bahwa barang bekas masih memiliki nilai guna jika diolah dengan tepat.
Selain praktik langsung, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan. Mereka diberikan pemahaman bahwa pengurangan sampah bisa dimulai dari langkah sederhana seperti memilah, mendaur ulang, dan memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak terpakai di rumah.
Pihak penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam jangka panjang. “Harapannya sederhana, nasabah jadi makin peduli sama lingkungan. Dari kegiatan ini kita ingin menunjukkan kalau botol plastik bekas itu masih bisa dipakai lagi jadi sesuatu yang bermanfaat, seperti pot tanaman. Jadi selain menanam, juga sekalian belajar mengurangi sampah,” ujarnya.
Melalui kegiatan yang berlangsung pada akhir pekan lalu, diharapkan para nasabah bank sampah semakin aktif dalam menjaga lingkungan. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam mengurangi sampah dan memanfaatkan kembali barang bekas secara kreatif.
Sumber: Tribunnews











