Jalan Rusak di Bandar Lampung Dikeluhkan Warga karena Membahayakan dan Ganggu Aktivitas

  • Share
Foto: Pikiran Lampung

RBN || Bandar Lampung

Kondisi sejumlah ruas jalan di Bandar Lampung kembali menjadi sorotan setelah banyak titik dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan dikeluhkan oleh masyarakat karena dinilai mengganggu kelancaran aktivitas sehari-hari serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan tersebut terpantau di beberapa lokasi strategis seperti Jalan Pemuda, di depan Chandra Karang kawasan Pasar Tugu, di samping fly over, serta wilayah Pulau Bacan, di mana permukaan jalan mengalami kerusakan berupa lubang cukup dalam dan kondisi aspal yang tidak rata sehingga kendaraan baik roda dua maupun roda empat harus memperlambat laju saat melintas.

Kondisi ini kerap menimbulkan kemacetan terutama pada jam sibuk karena pengendara harus berhati-hati untuk menghindari lubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Selain itu, situasi menjadi semakin berbahaya saat hujan turun karena lubang jalan tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara yang melintas, terutama pada malam hari.

Warga setempat mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama, namun belum mendapatkan perbaikan yang maksimal dari pihak terkait sehingga menimbulkan kekhawatiran yang terus meningkat di kalangan masyarakat. Kondisi jalan yang rusak tidak hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga memperlambat mobilitas warga yang menggunakan jalur tersebut untuk berbagai aktivitas seperti bekerja, bersekolah, maupun kegiatan ekonomi sehari-hari.

Permasalahan ini juga mencerminkan masih adanya kendala dalam pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur jalan di wilayah perkotaan yang seharusnya menjadi prioritas utama, mengingat tingginya intensitas penggunaan jalan di daerah tersebut, bahkan di beberapa titik kerusakan dinilai cukup serius karena lubang yang dalam dapat menyebabkan kendaraan tergelincir atau mengalami kerusakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang paling rentan terhadap kondisi jalan yang tidak layak pakai.

Di sisi lain, warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan menyeluruh dan tidak hanya bersifat sementara agar kerusakan tidak terus berulang di masa mendatang. Selain itu diperlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap kualitas pekerjaan perbaikan jalan agar hasilnya lebih tahan lama dan tidak cepat rusak kembali seperti yang sering terjadi sebelumnya.

Secara keseluruhan, kondisi ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehingga perawatannya harus dilakukan secara berkelanjutan dan responsif terhadap keluhan warga demi menciptakan lingkungan yang aman nyaman dan mendukung mobilitas yang lancar di kawasan perkotaan.

Sumber: Pikiran Lampung

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *