Surabaya Jadi Tuan Rumah Thailand Week 2026, Peluang Bisnis Indonesia-Thailand Makin Terbuka

  • Share
Foto: Berita Jatim

RBN || Surabaya

Pemerintah Thailand kembali memperkuat kerja sama ekonomi dengan Indonesia melalui penyelenggaraan Thailand Week 2026. Pameran internasional yang akan digelar pada 24–26 Juli 2026 di Grand Atrium Pakuwon Mall, Surabaya, itu menjadi ajang promosi produk unggulan sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis antara pelaku usaha kedua negara.

Mengusung tema “Excellence Beyond Borders, United in Value”, kegiatan yang diselenggarakan oleh Department of International Trade Promotion (DITP), Ministry of Commerce Thailand melalui Thai Trade Center Jakarta tersebut menghadirkan konsep “T-Wave” dengan menampilkan 33 stan. Rinciannya terdiri atas 15 eksportir asal Thailand, 15 importir dari Indonesia, serta tiga stan yang diisi instansi pemerintah Thailand.

Direktur Thai Trade Center Jakarta di bawah DITP, Hataichanok Sivara, mengatakan tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap produk-produk Thailand menjadi alasan utama penyelenggaraan kembali pameran tersebut.

“Minat masyarakat Indonesia terhadap produk-produk unggulan Thailand terus menunjukkan tren yang sangat positif. Oleh karena itu, kami menghadirkan kembali Thailand Week sebagai ruang strategis untuk saling memperkuat kerja sama antara Indonesia-Thailand,” ujar Hataichanok.

Selain menjadi ajang promosi produk, Thailand Week 2026 juga difokuskan untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara melalui program Business Matching. Program ini dirancang agar eksportir Thailand dapat menjalin kerja sama langsung dengan importir, distributor, maupun pebisnis Indonesia.

“Tahun ini, kami kembali berfokus pada program Business Matching untuk mempertemukan langsung eksportir Thailand dengan para importir, distributor, dan pelaku bisnis di Indonesia, demi membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan,” tambahnya.

Penyelenggaraan Thailand Week 2026 didukung oleh tren positif perdagangan Indonesia dan Thailand, khususnya pada sektor makanan dan minuman.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan Thailand, nilai impor produk makanan dan minuman dari Indonesia mencapai US$500,99 juta sepanjang 2024 atau meningkat 18,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$424,49 juta. Pangsa pasar produk Indonesia di Thailand juga mengalami kenaikan, dari 7,96 persen pada 2023 menjadi 8,46 persen pada 2024.

Melalui pameran ini, pemerintah Thailand berharap hubungan dagang kedua negara semakin erat, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk inovatif serta memperluas jaringan bisnis di pasar regional.

Sumber: Berita Jatim

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *