Perempuan Hilang di Perairan Sumbawa Setelah Melompat dari Kapal Penyeberangan

RBN || Sumbawa Barat

Seorang perempuan bernama Masnah dilaporkan hilang setelah melompat dari Kapal Motor Penumpang (KMP) Belida saat berlayar di perairan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga Minggu, 21 Juni 2026, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan SAR.

Koordinator Pos SAR Kayangan, Muhammad Darwis, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 20 Juni 2026. Setelah menerima laporan resmi pada dini hari berikutnya, Kantor SAR Mataram segera mengerahkan personel untuk melakukan koordinasi dan operasi pencarian.

“Kami telah mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Kayangan segera setelah menerima laporan untuk melakukan koordinasi dan pencarian,” ujar Darwis dalam keterangan resminya, Minggu (21/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi ketika KMP Belida sedang berlayar dari Pelabuhan Poto Tano menuju Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur. Saat korban melompat ke laut, kru kapal langsung melakukan tindakan darurat dengan memutar arah kapal dan melakukan manuver di sekitar lokasi kejadian.

Namun, upaya pencarian awal yang dilakukan oleh kru kapal belum membuahkan hasil.

“Sebelumnya kru kapal telah melakukan upaya pencarian awal dengan manuver di sekitar lokasi kejadian, namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” tambah Darwis.

Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR memperluas area penyisiran untuk meningkatkan peluang menemukan korban. Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan yang menyisir wilayah perairan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pelabuhan Laut Labuan Lombok menuju kawasan selatan yang diperkirakan menjadi arah pergerakan korban.

Tim SAR terus melakukan pemantauan dan penyisiran secara intensif dengan mempertimbangkan kondisi arus laut serta faktor cuaca di sekitar lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, Masnah masih dinyatakan hilang dan proses pencarian masih berlangsung.

Pihak SAR mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan Poto Tano dan jalur penyeberangan Kayangan-Poto Tano untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda atau informasi yang dapat membantu proses pencarian korban.

Sumber: Detik News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *