Pemkab Taput Minta Maaf Usai Bantuan Beras Jatuh dari Helikopter, Distribusi Kini Diperbaiki

  • Share
Pemkab Taput Minta Maaf Usai Bantuan Beras Jatuh dari Helikopter, Distribusi Kini Diperbaiki
Pemkab Taput Minta Maaf Usai Bantuan Beras Jatuh dari Helikopter, Distribusi Kini Diperbaiki

RBN || Jakarta

Sebuah video yang memperlihatkan warga Tapanuli Utara (Taput) mengais bantuan beras yang tercampur tanah akibat kemasannya pecah setelah dijatuhkan dari helikopter menjadi viral dan memantik perhatian publik. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Taput menyampaikan permohonan maaf dan berkomitmen memperbaiki pola distribusi bantuan agar insiden serupa tidak terulang.

Wakil Bupati Taput, Deni Parlindungan Lumbantoruan, menegaskan bahwa evaluasi langsung dilakukan. “Kita terus perbaiki. Hari ini bantuan sudah dimasukkan ke dalam karung agar lebih aman,” ujarnya, dikutip Kamis (4/12/2025). Ia juga membagikan video proses distribusi terbaru, yang menunjukkan Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat memimpin penyaluran bantuan dari helikopter dengan prosedur baru yang lebih aman. “Tiga penerbangan berjalan lancar. Pak Bupati bahkan bisa mendarat dan menyapa masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati JTP Hutabarat juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui sebuah video. Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat upaya menyalurkan bantuan ke Desa Manalu Purba, Kecamatan Parmonangan—wilayah yang terisolir akibat bencana. “Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Tapanuli Utara, khususnya warga di Desa Manalu Purba,” ujarnya.

JTP menerangkan bahwa ia dan tim awalnya berencana mendarat di lapangan SD setempat. Namun, saat helikopter berada pada ketinggian sekitar 10–15 meter, pilot melihat kabel listrik yang menghalangi jalur pendaratan dan memutuskan untuk membatalkan pendaratan demi keselamatan. Agar warga tetap menerima bantuan, tim akhirnya memutuskan menjatuhkan 10 karung beras ukuran 5 kilogram dari udara.

“Kami takut masyarakat kecewa. Kami ingin memastikan bantuan tetap sampai,” jelas JTP.

Pemkab Taput menegaskan bahwa evaluasi distribusi terus dilakukan agar setiap bantuan tiba dengan layak dan aman. Pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan koordinasi dan prosedur teknis dalam penanganan bantuan di wilayah terisolir, sehingga masyarakat terdampak bencana bisa mendapatkan dukungan dengan lebih baik dan bermartabat.

Sumber: Detiknews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *