Pemkab Kebumen Sambut Rencana Karangsambung Jadi Lokasi IUGS-UNESCO 2027
RBN || Kebumen
Pemerintah Kabupaten Kebumen menyambut baik rencana Karangsambung menjadi lokasi rangkaian kegiatan International Union of Geological Sciences (IUGS)-UNESCO pada 18–21 Januari 2027. Kegiatan tersebut dinilai dapat memperkuat fungsi edukasi sekaligus memperkenalkan potensi Geopark Kebumen ke tingkat internasional.
Dukungan itu disampaikan dalam audiensi dan kunjungan kerja Badan Geologi bersama Tim Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) di Kebumen, Jumat (28/8/2026). Rombongan di antaranya terdiri atas Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Ir Agus Cahyono Adi, Anggota Dewan Pakar KNGI Dr Rudy Suhendar, dan Liela Ubaidi.
Rombongan diterima Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama jajaran Pemkab Kebumen dan perwakilan Badan Pengelola Geopark Kebumen.
Lilis menyatakan Pemkab Kebumen siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan yang akan berlangsung pada Januari 2027. Menurutnya, agenda internasional tersebut menjadi momentum untuk mengoptimalkan Geopark Kebumen sebagai sarana edukasi publik.
“Kami dari Pemkab Kebumen sangat mendukung kegiatan yang akan diadakan pada Januari 2027 ini. Kami ingin agar Geopark Kebumen dapat berfungsi secara optimal sebagai sarana edukasi publik,” ujar Lilis dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).
Agenda IUGS-UNESCO di Karangsambung diperkirakan dihadiri delegasi dari sekitar 60 negara. Pemkab Kebumen juga menyiapkan fasilitas pendukung, termasuk penginapan di Kampus Lapangan Karangsambung.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kebumen Frans Haidar menyatakan jajarannya siap menyambut para delegasi internasional. Koordinasi juga akan dilakukan terkait proses perizinan dan kedatangan delegasi asing ke Kebumen.
Selain menjadi forum pertukaran pengetahuan mengenai ilmu kebumian, kegiatan tersebut akan memperkenalkan Karangsambung yang telah ditetapkan sebagai cagar alam geologi selama sekitar 20 tahun. Kawasan tersebut juga didorong untuk dikembangkan sebagai center of excellence dalam bidang ilmu geologi.
Rangkaian kegiatan IUGS-UNESCO akan dimulai di Kampus Lapangan Karangsambung pada 18–21 Januari 2027 melalui UNESCO Geopark Event dan IUGS Workshop. Agenda mencakup pelatihan, pengisian dossier, peningkatan kapasitas, serta diskusi mengenai mitigasi bencana alam, energi terbarukan, perubahan iklim, dan manajemen air.
Selanjutnya, kegiatan berlangsung di Yogyakarta pada 21–27 Januari 2027 dengan sejumlah agenda, termasuk Welcome Reception, IUGS EC Meeting, IUGS Gala Dinner, field trip, hingga pertemuan tertutup IUGS EC.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Kebumen dan pihak terkait juga membahas persoalan penambangan pasir di sekitar aliran Sungai Lukulo. Isu lingkungan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama instansi terkait.
Sumber: Detik News
