‘Mak Jangan Nangis’, Warga Gambir Lemas Tahu Rumahnya Terbakar
RBN || Jakarta
Kebakaran melanda permukiman warga di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026). Sebanyak 114 rumah terdampak kebakaran dan membuat sejumlah warga kehilangan tempat tinggal.
Salah satu warga terdampak adalah Deka. Saat kebakaran terjadi, Deka sedang berada di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan. Ia kemudian mendapat telepon dari ibunya yang memberitahukan bahwa rumah mereka terbakar.
Dalam percakapan tersebut, Deka meminta ibunya untuk tetap tenang sebelum mengetahui kondisi sebenarnya.
“Mak ngomong yang bener, jangan nangis dulu, Mak,” ujar Deka menirukan percakapannya dengan sang ibu.
Ibunya kemudian memberi tahu bahwa kebakaran terjadi di kawasan Batuceper dan rumah mereka habis terbakar. Deka bersama keluarganya pun langsung bergegas pulang.
Dalam perjalanan, Deka bahkan meminta pengendara lain memberi jalan agar mobil yang ditumpanginya dapat segera sampai ke rumah. Sesampainya di sekitar lokasi, ia sudah melihat kepulan asap dan api dari kejauhan.
Deka mengaku langsung lemas ketika melihat kondisi rumahnya yang sudah terbakar. Ia bahkan tidak mampu berkata-kata saat pertama kali melihat rumahnya dari dekat.
“Sampe sini, aduh, udah lemes,” katanya.
Dalam keadaan panik, Deka tidak sempat menyelamatkan sejumlah dokumen penting milik keluarga. Ia hanya membawa dompet yang di dalamnya terdapat KTP.
“KTP saya aja cuma bawa dompet warung yang biasa saya jualan. Biasanya kan saya bawa dompet. Kalau dompet ini doang. Kartu BPJS semua nggak kebawa, buku nikah,” ungkapnya.
Selain Deka, warga lainnya bernama Upi juga menjadi korban terdampak kebakaran. Upi turut menceritakan detik-detik kebakaran yang melanda permukiman tersebut.
Sumber: Detik News
