RBN || Jakarta
Bosnia dan Herzegovina bersiap menghadapi laga krusial melawan Italia dalam final play-off menuju Piala Dunia 2026. Pertandingan penentu ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
Bosnia melangkah ke partai final usai menyingkirkan Wales melalui drama adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Sementara itu, Italia memastikan tempat di final dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Irlandia Utara.
Pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, menegaskan timnya siap tampil fleksibel secara taktik demi meraih tiket ke putaran final. Ia mengakui tidak akan ragu menerapkan strategi bertahan total jika timnya berhasil unggul lebih dulu.
“Jika kami unggul, kami siap bertahan dengan disiplin penuh. Namun jika tertinggal, kami juga siap menyerang habis-habisan,” ujar Barbarez.
Pendekatan pragmatis tersebut menunjukkan kesiapan Bosnia menghadapi tekanan dari tim besar seperti Italia. Dengan mengandalkan pengalaman pemain senior seperti Edin Džeko, Bosnia diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Barbarez juga menekankan pentingnya mentalitas dan fokus dalam laga sebesar ini. Ia meminta para pemain untuk tetap tenang, berani mengambil keputusan, serta memaksimalkan setiap peluang yang ada.
“Kami harus bermain tanpa panik, memperhatikan detail, dan mungkin sedikit keberuntungan juga akan menentukan hasil akhir,” tambahnya.
Di atas kertas, Italia lebih diunggulkan berkat pengalaman dan kualitas skuad. Namun, Bosnia datang dengan semangat juang tinggi dan kepercayaan diri setelah melewati laga sulit di semifinal.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi, mengingat kedua tim sama-sama mengincar satu tiket terakhir menuju panggung sepak bola terbesar dunia. Bosnia berharap dapat menciptakan kejutan, sementara Italia bertekad menjaga reputasinya sebagai salah satu kekuatan tradisional sepak bola Eropa.
Sumber: Detiksport











