BEM STAH Dharma Nusantara Jakarta Gelar Workshop Fotografi “Menangkap Cerita di Balik Lensa

  • Share
BEM STAH Dharma Nusantara Jakarta Gelar Workshop Fotografi “Menangkap Cerita di Balik Lensa
BEM STAH Dharma Nusantara Jakarta Gelar Workshop Fotografi “Menangkap Cerita di Balik Lensa

RBN || Jakarta

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Nusantara Jakarta menyelenggarakan workshop fotografi Jurnalistik yang mengusung tema “Menangkap Cerita di Balik Lensa” pada Jumat, 14 November 2025. Kegiatan berlangsung di ruang smart classroom Kampus STAH Jatiwaringin.

Kegiatan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai semester dan juga turut dihadiri oleh Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta, Wakil Ketua II, para ketua program studi beserta ketua jurusan, serta jajaran dosen. Kehadiran pimpinan kampus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang fotografi jurnalistik.

Workshop ini menghadirkan narasumber yang sangat luar biasa, yakni Drs. Ahmad Pramegia, M.I.Kom, yang berpengalaman dalam dunia fotografi dan jurnalistik. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa setiap foto memiliki narasi tersendiri.
“Setiap foto yang kita ambil pasti memiliki cerita di baliknya, sesuai dengan tema yang diangkat kali ini. Fotografi bukan hanya menampilkan objek, tetapi menggambarkan emosi, peristiwa, dan pesan yang ingin disampaikan,” jelasnya.

Dalam penyampaiannya, narasumber juga menjabarkan secara rinci bagaimana cara menangkap gambar untuk kebutuhan jurnalistik, termasuk komposisi yang efektif, sudut pengambilan gambar, serta pentingnya timing dalam setiap momen.

Tidak hanya fokus pada visual, ia juga memberikan pemahaman mengenai teknik penulisan berita, struktur 5W + 1H, serta bagian-bagian penting dalam penyusunan berita yang baik. Penjelasan yang komprehensif ini membantu mahasiswa memahami bahwa fotografi jurnalistik adalah dua elemen yang saling melengkapi dalam jurnalisme.

Ketua Panitia dalam sambutannya memaknai tema workshop sebagai ajakan untuk melihat fotografi lebih dari sekadar hobi.
“Tema ‘Menangkap Cerita di Balik Lensa’ ini memiliki makna bahwa setiap foto menyimpan pesan dan kisah yang mampu menggugah emosi serta menyampaikan realitas kehidupan kepada khalayak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BEM STAH Dharma Nusantara Jakarta menjelaskan tujuan kegiatan ini.
“Workshop ini kami selenggarakan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam fotografi jurnalistik sekaligus mendorong kreativitas mereka dalam mengemas informasi melalui media foto,” ungkapnya.

Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta, Dr. Ni Gusti Ayu Ketut Kurniasari, dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap kegiatan tersebut.
“Saya berharap BEM dapat terus menggeliat, tidak hanya sekali ini, tetapi berkelanjutan. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk generasi Z agar mampu memanfaatkan teknologi dan kreativitas secara positif dan bermanfaat,” tuturnya penuh semangat.

Selama pemaparan materi berlangsung, para peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi. Mahasiswa menyimak dengan serius, dan menunjukkan minat besar terhadap teknik serta filosofi fotografi yang dipaparkan narasumber.

Dengan tingginya partisipasi mahasiswa, workshop ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan visual serta memahami fotografi sebagai medium komunikasi yang kuat dan bermakna.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *