Trump Tunjuk Stephen Miller Jadi Kepala Staf Gedung Putih, Gantikan Susie Wiles

RBN || Washington DC

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjuk Stephen Miller sebagai Kepala Staf Gedung Putih yang baru untuk menggantikan Susie Wiles. Penunjukan tersebut dilakukan setelah Partai Republik mengalami kekalahan besar dalam pemilihan paruh waktu atau midterm elections.

Dilansir AFP, Sabtu (7/11/2026), Miller dijadwalkan mulai menjalankan tugas barunya pada Senin (9/11/2026). Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Trump melalui akun media sosial Truth Social miliknya.

Dalam pengumumannya, Trump menyebut Miller sebagai salah satu penasihat yang paling dipercaya selama menjalankan pemerintahan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wiles atas kontribusinya selama menjabat sebagai Kepala Staf Gedung Putih.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Tuan Stephen Miller, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Staf dalam pemerintahan Trump dan merupakan salah satu penasihat saya yang paling tepercaya, akan menjadi Kepala Staf mulai Senin, 9 November 2026,” tulis Trump.

Sementara itu, Wiles akan dialihkan ke tim Operasi Politik Trump setelah tidak lagi menduduki jabatan tersebut. Trump turut menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan kinerja Wiles selama menjalankan tugasnya.

Stephen Miller yang kini berusia 41 tahun dikenal sebagai sosok yang memiliki kedekatan dan loyalitas tinggi terhadap Trump. Selama lebih dari satu dekade, ia menjadi salah satu penasihat berpengaruh di lingkaran pemerintahan Trump, terutama dalam menentukan kebijakan imigrasi.

Selain menjabat sebagai Wakil Kepala Staf, Miller juga memiliki posisi sebagai penasihat keamanan dalam negeri. Ia berperan penting dalam mendorong program deportasi massal yang menjadi salah satu kebijakan utama Trump pada masa jabatan keduanya.

Namun, kebijakan tersebut menuai kritik karena pelaksanaannya kerap diwarnai penggerebekan oleh petugas bertopeng yang disertai tindakan kekerasan.

Nama Miller juga menjadi sorotan setelah dua demonstran tewas ditembak oleh petugas imigrasi di Minneapolis pada Januari 2026. Peristiwa tersebut memicu gelombang demonstrasi besar-besaran dan kritik terhadap kebijakan penegakan imigrasi pemerintahan Trump.

Dengan penunjukan ini, Miller akan mengambil alih posisi strategis dalam mengoordinasikan aktivitas dan operasional Gedung Putih di tengah dinamika politik Amerika Serikat setelah pemilihan paruh waktu.

Sumber: Detik News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *