Pelatih Hyundai Hillstate Soroti Mental Pemain Pasca Kalah dari Red Sparks

RBN || Seoul

Hyundai Hillstate belum mampu bangkit pada awal Liga Voli Korea 2026/2027 setelah kembali menelan kekalahan. Pelatih Kang Sung-hyung mengaku kecewa dengan permainan timnya yang dinilai gagal mempertahankan keunggulan.

Bertanding di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Sabtu (7/11/2026), Hyundai Hillstate menyerah 1-3 kepada tuan rumah Red Sparks. Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif kedua secara beruntun bagi tim yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi.

Padahal, Hyundai Hillstate mengawali pertandingan dengan meyakinkan setelah merebut set pertama dengan skor 25-21. Namun, Red Sparks berhasil membalikkan keadaan dan memenangi tiga set berikutnya dengan skor 27-25, 25-19, dan 25-19.

Kang Sung-hyung menilai para pemainnya kehilangan kendali permainan setelah unggul pada awal pertandingan. Ia menyampaikan kekecewaannya terhadap penampilan tim dalam wawancara seusai laga.

“Secara keseluruhan, kami bermain sangat buruk,” ujar Kang.

Menurut Kang, Hyundai Hillstate seharusnya mampu memanfaatkan momentum untuk terus menekan pertahanan Red Sparks. Namun, kesalahan dan menurunnya konsistensi permainan justru memberikan kesempatan bagi tuan rumah untuk bangkit.

“Ketika kami unggul, kami seharusnya menekan lawan lebih keras dengan permainan yang mampu kami lakukan, tetapi kami gagal melakukannya,” katanya.

Kang juga menyoroti kondisi mental pemain yang dinilai masih menunjukkan kecemasan meskipun sedang memimpin pertandingan. Situasi tersebut menjadi perhatian tim pelatih dalam mengevaluasi penampilan Hyundai Hillstate.

Sementara itu, Megawati memberikan kontribusi 18 poin saat menghadapi mantan klubnya tersebut. Namun, penampilan pevoli Indonesia berjuluk Megatron itu belum mampu menyelamatkan tim dari kekalahan.

Sebelumnya, Hyundai Hillstate juga kalah 0-3 dari IBK Altos pada pertandingan pembuka musim. Dua hasil tersebut membuat tim masih tertahan di papan bawah klasemen tanpa mengoleksi poin.

Hyundai Hillstate kini menghadapi tantangan memperbaiki konsistensi dan ketenangan pemain sebelum pertandingan berikutnya. Evaluasi menjadi penting agar tim mampu mengubah keunggulan awal menjadi kemenangan.

Sumber: Tribunnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *