Dua Pesawat TNI AU Kerahkan Tim Penyuluh Cegah Karhutla
RBN || Bandung
Dukungan udara kembali dikerahkan untuk mempercepat mobilitas tim penyuluh dalam upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Lanud Husein Sastranegara mendukung pergeseran pasukan udara tim penyuluh Seskoad Dikreg A-68 Tahun 2026 menuju sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan, Rabu (4/11/2026).
Sebanyak dua pesawat angkut TNI AU jenis Boeing 737 digunakan dalam operasi tersebut. Pesawat pertama melayani rute Halim–Bandung–Palangkaraya–Bandung–Banjarmasin–Halim dengan membawa 64 personel menuju Palangkaraya dan 83 personel menuju Banjarmasin.
Sementara itu, pesawat kedua menempuh rute Halim–Bandung–Palembang–Bandung–Palangkaraya–Makassar. Pesawat tersebut mengangkut 77 personel menuju Palembang dan 65 personel menuju Palangkaraya.
Pergeseran personel melalui jalur udara dilakukan untuk memastikan tim penyuluh dapat segera mencapai wilayah sasaran. Kehadiran mereka ditujukan untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan Karhutla.
Dukungan penerbangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan penanganan Karhutla di sejumlah wilayah prioritas. Mobilitas yang cepat dinilai penting agar kegiatan penyuluhan dapat dilakukan secara efektif di daerah sasaran.
Komandan Lanud Husein Sastranegara, Marsma TNI Md. Irman Fathurrahman, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran misi tersebut. Ia menekankan agar aspek keamanan dan keselamatan penerbangan serta kerja atau Lambangja tetap menjadi prioritas dalam setiap penugasan.
Menurutnya, keselamatan menjadi bagian penting dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Dukungan penerbangan pun diharapkan dapat berjalan aman sekaligus membantu memperkuat upaya pencegahan Karhutla di berbagai wilayah.


