RBN || Jakarta
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi pengungkapan penyelundupan 1.298 kilogram atau hampir 1,3 ton ketamin oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta TNI Angkatan Laut.
Sahroni menyampaikan apresiasi tersebut pada Selasa (11/8/2026). Ia menilai keberhasilan operasi di perairan Kepulauan Riau itu merupakan bentuk kerja sama aparat dalam mencegah peredaran narkotika dan melindungi generasi muda.
Ia juga menyoroti peredaran narkotika melalui vape. Menurutnya, zat terlarang yang dicampurkan ke dalam vape berbahaya karena bentuknya semakin beragam dan sulit dideteksi.
Sahroni mendorong aparat penegak hukum untuk terus melakukan operasi serupa agar jaringan penyelundupan dan peredaran ketamin semakin sulit bergerak.
Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Jumat (7/8/2026). Dalam operasi itu, petugas mengamankan delapan anak buah kapal (ABK), terdiri dari satu warga negara Taiwan berinisial TSM (43) dan tujuh warga negara Myanmar.
Para pelaku diduga menyembunyikan ketamin di dalam kompartemen tersembunyi dekat anjungan kapal. Petugas menemukan 65 karung berisi sekitar 1.300 bungkus teh China dengan berat total hampir 1,3 ton.
Hasil pemeriksaan menggunakan alat Rigaku menunjukkan seluruh sampel yang diuji positif mengandung ketamin.
Sumber: Detik News











