RBN || Jakarta
Aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, berakhir pada Senin (22/6/2026) petang. Setelah massa membubarkan diri, arus lalu lintas yang sebelumnya mengalami hambatan kembali normal dan seluruh lajur jalan kembali dibuka untuk pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa mahasiswa mulai meninggalkan kawasan Gedung DPR sekitar pukul 18.00 WIB. Para peserta aksi bergerak membubarkan diri menuju arah Slipi setelah menyelesaikan rangkaian demonstrasi yang berlangsung sejak sore hari.
Selama aksi berlangsung, aparat sempat melakukan pengaturan lalu lintas dengan menutup sebagian lajur Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi guna menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan demonstrasi. Namun, setelah massa meninggalkan lokasi, seluruh akses jalan kembali difungsikan secara normal.
Lalu lintas di depan kompleks parlemen terpantau ramai lancar. Kendaraan yang melintas di Jalan Gatot Subroto dapat bergerak dengan kecepatan normal tanpa hambatan berarti.
Sebelumnya, massa aksi yang berasal dari organisasi mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Dalam aksi tersebut, mereka membawa lima poin tuntutan yang berkaitan dengan pelaksanaan amanat Undang-Undang Dasar 1945, penguatan kemandirian ekonomi nasional, evaluasi terhadap Badan Gizi Nasional (BGN), serta peningkatan kesejahteraan guru.
Aksi berlangsung di bawah pengamanan aparat kepolisian dan berjalan kondusif hingga massa membubarkan diri. Tidak dilaporkan adanya insiden menonjol selama pelaksanaan demonstrasi tersebut.
Dengan berakhirnya aksi unjuk rasa, aktivitas masyarakat dan arus transportasi di sekitar kawasan DPR/MPR RI kembali berjalan normal seperti biasa.
Sumber: Detik News











