RBN || Jakarta
Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Jakarta Kota–Bogor viral di media sosial. Insiden tersebut melibatkan seorang penumpang perempuan dan petugas keamanan kereta, yang berujung pada penurunan penumpang tersebut di stasiun terdekat.
Berdasarkan narasi yang beredar, kericuhan diduga bermula ketika petugas menegur seorang penumpang yang meletakkan payung pada handgrip kereta. Teguran tersebut kemudian memicu adu mulut antara penumpang dan petugas hingga menimbulkan kegaduhan di dalam gerbong.
Dalam video yang beredar, terlihat dua Petugas Keamanan Dalam (PKD) menuntun seorang penumpang perempuan keluar dari kereta. Penumpang tersebut tampak menolak dan berteriak meminta bantuan.
“Tolongin aku pegang payung, payung aku ketinggalan, Pak,” teriak penumpang tersebut dalam rekaman video yang beredar.
Menanggapi peristiwa tersebut, KAI Commuter melalui Manager Public Relations, Leza Arlan, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung pada Senin (15/6/2026) di Commuter Line Nomor 1330 relasi Jakarta Kota–Bogor.
Menurut Leza, petugas yang sedang melakukan patroli rutin menemukan seorang pengguna yang tidak mematuhi ketentuan yang berlaku di dalam kereta. Petugas kemudian memberikan edukasi dan imbauan secara persuasif kepada penumpang yang bersangkutan.
“Penanganan dilakukan setelah petugas memberikan imbauan terkait tata tertib di dalam kereta,” ujar Leza.
Namun, dalam proses tersebut terjadi respons yang menimbulkan kegaduhan sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna lain. Untuk menjaga ketertiban dan keamanan perjalanan, petugas kemudian menurunkan penumpang tersebut di stasiun terdekat guna dilakukan pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut.
“Untuk menjaga kenyamanan perjalanan, petugas kemudian melakukan penanganan sesuai prosedur dengan menurunkan penumpang di stasiun terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut oleh petugas keamanan stasiun,” jelasnya.
Setelah mendapatkan penjelasan mengenai tata tertib yang berlaku, situasi akhirnya dapat diselesaikan dengan baik. Penumpang tersebut kemudian diperbolehkan melanjutkan perjalanan menggunakan rangkaian kereta berikutnya menuju stasiun tujuan.
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna jasa Commuter Line untuk mematuhi aturan yang berlaku dan saling menghormati sesama penumpang demi terciptanya perjalanan yang aman, nyaman, dan tertib.
Sumber: Detik News











