RBN || Depok
Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan terjatuh ke dalam sumur saat mencari mainannya di wilayah Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) dan sempat membuat warga sekitar panik. Beruntung, petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan proses penyelamatan terhadap korban yang terjebak di dalam sumur.
Berdasarkan video yang beredar dan dilihat detikcom, korban terperosok ke dalam sumur saat berusaha mencari mainan yang berada di sekitar lokasi.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, warga setempat berupaya memberikan pertolongan sambil menunggu kedatangan petugas. Kondisi sumur yang cukup dalam membuat proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara sembarangan dan memerlukan peralatan khusus.
Setibanya di lokasi, petugas Damkar langsung melakukan asesmen dan menyiapkan strategi penyelamatan. Sejumlah personel tampak berjibaku untuk memastikan korban dapat dievakuasi dengan aman. Proses penyelamatan berlangsung hati-hati mengingat ruang gerak yang terbatas di dalam sumur serta risiko yang dapat membahayakan korban maupun petugas penyelamat.
Dalam operasi tersebut, petugas menggunakan pulley system atau sistem katrol untuk membantu proses evakuasi. Peralatan tersebut memungkinkan petugas menurunkan personel ke dalam sumur sekaligus mengangkat korban dengan lebih aman. Setelah memastikan posisi korban, salah seorang petugas turun ke dalam sumur dan berhasil menjangkau bocah tersebut untuk kemudian dipersiapkan naik ke permukaan.
Berkat kesigapan tim Damkar, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam sumur dalam keadaan selamat. “Petugas damkar juga menurunkan alat pulley system untuk menarik korban dari dalam sumur. Tampak petugas turun dan berhasil menarik korban dari dalam sumur.”
Keberhasilan evakuasi ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang menyaksikan langsung upaya penyelamatan tersebut. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di area yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Sumber: Detik News











