Empat Orang Tewas Saat Glamping di Temanggung, Diduga Keracunan Makanan

  • Share
Foto: iNews

RBN || Semarang

Liburan keluarga asal Kabupaten Semarang di kawasan wisata Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, berubah menjadi tragedi. Empat anggota keluarga yang tengah berkemah atau glamping ditemukan meninggal dunia. Salah satu korban diketahui bernama Bagas Amar Hakiki (21), mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus fotografer lepas Keraton Yogyakarta.

Bagas tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Sastra Prancis, Fakultas Ilmu Budaya UGM angkatan 2022. Selain aktif kuliah, ia juga tergabung dalam tim dokumentasi Kawedanan Tandha Yekti Keraton Yogyakarta sebagai fotografer lepas.

Pihak Kawedanan Tandha Yekti mengungkapkan, Bagas mulai bergabung melalui program magang pada 2024. Dari proses tersebut, kemampuan fotografi Bagas dinilai menonjol hingga akhirnya dipercaya menjadi bagian dari tim dokumentasi inti Keraton Yogyakarta.

“Lalu kemudian dari magang tersebut kami melihat keahlian fotografinya yang mumpuni, sehingga kemudian setelah masa magangnya satu tahun selesai, Bagas bersama dua orang teman lainnya menjadi bagian dari tim dokumentasi Keraton Yogyakarta sebagai fotografer lepas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, status Bagas bukan sebagai abdi dalem, melainkan fotografer lepas yang memiliki peran penting dalam tim dokumentasi.

“Fotografer lepas, tapi masuk dalam tim inti dokumentasi. Tim dokumentasi kami sebagian Abdi Dalem, sebagian freelance,” katanya.

Kepergian Bagas meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekannya di Keraton Yogyakarta. Sosoknya dikenal ramah, ringan tangan, dan mudah diajak bekerja sama.

“Bagas kami kenang sebagai pribadi yang senang membantu, bisa diandalkan, dan menyenangkan. Kami sangat kehilangan sekali, bukan hanya kehilangan salah satu fotografer terbaik kami, tapi juga kolega, rekan, adik, sahabat baik,” tuturnya.

Sementara itu, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti meninggalnya empat korban. Dugaan sementara mengarah pada keracunan makanan saat kegiatan glamping berlangsung.

Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra mengatakan, polisi telah membawa sampel sisa makanan barbeque milik korban ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah untuk diperiksa.

“Untuk dugaan pasti penyebab kematian, kami belum bisa mengonfirmasi karena saat ini proses autopsi masih berjalan. Begitu juga dengan pemeriksaan sampel makanan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng,” ujar Komang, Kamis (28/5/2026).

Sumber: iNews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *