Ogura Akui Kesalahan Usai Tabrak Acosta di Tikungan Terakhir MotoGP Catalunya 2026

  • Share
Pembalap Tim Trackhouse Aprilia, Ai Ogura. (Foto: Instagram/aiogura79)

RBN || Barcelona

Balapan MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona menghadirkan drama besar hingga lap terakhir. Pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, harus menerima hukuman penalti setelah terlibat insiden kontroversial dengan pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta, pada tikungan terakhir balapan, Minggu (17/5/2026).

Ogura yang tampil impresif sepanjang balapan memilih bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Pembalap asal Jepang itu mengakui manuver agresif yang dilakukannya menjadi penyebab Acosta terjatuh dan gagal menyentuh garis finis.

Balapan utama MotoGP Catalunya berlangsung penuh kejutan sejak awal. Setelah restart, Ogura memulai lomba dari posisi ke-11 dan langsung menunjukkan performa agresif dengan merebut lima posisi di lap pembuka.

Pembalap rookie itu kemudian terlibat duel ketat dengan Fermin Aldeguer sebelum berhasil melewati dua mantan juara dunia MotoGP, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia.

Sementara itu, Acosta yang sempat memimpin balapan mulai kehilangan ritme pada lap-lap akhir. Posisi terdepan direbut Fabio Di Giannantonio, sebelum Acosta kembali disalip Joan Mir dan Aldeguer menjelang finis.

Situasi itu dimanfaatkan Ogura yang mencoba merebut posisi keempat di tikungan terakhir. Namun upayanya berakhir petaka setelah motornya menyenggol motor Acosta hingga pembalap KTM tersebut terjatuh.

Akibat insiden tersebut, pengawas balapan menjatuhkan penalti tambahan tiga detik kepada Ogura. Hukuman itu membuat posisinya melorot dari finis keempat menjadi urutan kesembilan, sebelum akhirnya naik ke posisi kedelapan setelah adanya penalti tekanan ban untuk beberapa pembalap lain.

Usai balapan, Ogura tidak menutupi kesalahannya dan menyebut manuver tersebut sebagai keputusan buruk.

“Ini hari Minggu yang aneh dengan tiga kali start. Kami memiliki kecepatan yang bagus dan menjelang akhir balapan kami mampu mengejar beberapa pembalap di depan,” ujar Ogura, dikutip dari Crash, Selasa (19/5/2026).

“Namun, lap terakhir di tikungan terakhir adalah kesalahan bodoh saya. Saya seharusnya tidak melakukan manuver tersebut. Pada akhirnya, saya membuat satu pembalap tersingkir dan menempatkan diri saya sendiri di posisi kesembilan. Jadi, hal itu sama sekali tidak bagus,” lanjutnya.

Di sisi lain, garasi Trackhouse Aprilia juga sempat diwarnai insiden lain pada lap pertama. Rekan setim Ogura, Raul Fernandez, bersenggolan dengan sesama pembalap Aprilia, Jorge Martin. Meski demikian, Fernandez dipastikan lolos dari hukuman setelah steward menyatakan insiden tersebut sebagai insiden balap biasa.

Sumber: Okezone

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *