RBN || Yogyakarta
Meski harus puas sebagai runner-up pada ajang kasta tertinggi bola voli profesional Indonesia, Proliga 2026, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia tetap mencatatkan prestasi membanggakan. Dalam penutupan kompetisi yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026), tiga pemain andalannya sukses meraih penghargaan individu bergengsi.
Tiga pemain tersebut adalah Geofanny Eka Cahyaningtyas yang dinobatkan sebagai Best Middle Blocker, Arneta Putri Amelian sebagai Best Setter, dan Yulis Indahyani sebagai Best Libero. Sementara itu, gelar Most Valuable Player (MVP) Proliga 2026 diraih oleh Megawati Hangestri.
Ketiga pemain Gresik Petrokimia tersebut dinilai tampil konsisten sepanjang musim dengan kontribusi signifikan di berbagai aspek permainan, mulai dari serangan, pertahanan, hingga peran penting dalam momen-momen krusial pertandingan.
Keberhasilan meraih tiga penghargaan individu sekaligus menjadi bukti kuat konsistensi performa tim sepanjang kompetisi. Gresik Petrokimia mampu bersaing di papan atas klasemen hingga mencapai partai final.
Pencapaian ini juga mencerminkan keberhasilan sistem pembinaan dan strategi tim yang diterapkan. Tidak hanya mengandalkan kekompakan tim, Gresik Petrokimia dinilai mampu melahirkan pemain dengan kualitas individu yang diakui secara nasional.
Ketiga pemain tersebut sebelumnya juga telah menjadi tulang punggung tim sejak Proliga musim 2023–2024, menunjukkan kesinambungan performa dan kontribusi mereka bagi klub.
Ajang Player Award Proliga 2026 sendiri merupakan bentuk apresiasi terhadap pemain-pemain terbaik selama musim berlangsung, sekaligus menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam penutupan kompetisi.
Dengan torehan ini, Gresik Petrokimia semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama di kancah bola voli nasional, meski harus mengakhiri musim sebagai runner-up.
Sumber: Berita Jatim











