TNI Telusuri Dugaan Pemasok Senjata KKB Papua Usai Tangkap Abdon Kisamdu
RBN || Papua Pegunungan
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III mengembangkan penyelidikan terkait dugaan jaringan pemasok senjata kepada kelompok bersenjata di Papua. Penelusuran tersebut dilakukan setelah salah satu pimpinan kelompok TPNPB-OPM, Abdon Kisamdu, ditangkap saat diduga hendak melakukan transaksi pembelian senjata.
Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, informasi mengenai dugaan jaringan pemasok senjata diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap Abdon Kisamdu.
‘’Penelusuran dilakukan setelah pemeriksaan terhadap Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu,’’ ujar Lucky, Selasa (22/9/2026).
Menurut Lucky, Abdon sebelumnya disebut telah melakukan komunikasi dan transaksi dengan seseorang berinisial BA. Senjata api yang akan dibeli rencananya diserahkan di wilayah Kali Seng, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
‘’Abdon Kisamdu mengaku sudah tiga kali mentransfer uang kepada seseorang dengan inisial B-A. Sesuai kesepakatan dengan BA, Abdon Kisamdu akan menerima senjata api tersebut di Kali, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo,” ujarnya.
Rencana transaksi tersebut juga diduga melibatkan kerabat Abdon yang berinisial KP. Berdasarkan keterangan yang diperoleh TNI, KP disebut akan menjemput Abdon setelah tiba di Bandara Nop Goliat Dekai.
Abdon selanjutnya disebut akan diantar menuju lokasi yang telah disepakati untuk melakukan transaksi senjata.
Namun, rencana tersebut tidak terlaksana. Abdon lebih dahulu diamankan oleh personel Satgas Kopasgat bersama Satgas Mandala Koops TNI Habema.
Penangkapan tersebut kemudian menjadi dasar bagi aparat untuk mendalami informasi mengenai pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan pemasokan senjata. TNI menyatakan penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap rangkaian transaksi tersebut.
Sumber: Okezone


