Terdakwa Kasus Bea Cukai Bantah Terima Lima Amplop Uang
RBN || Jakarta
Budiman Bayu Prasojo, Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai, membantah menerima lima amplop berisi uang dari bos Blueray, John Field. Dalam persidangan, Bayu mengatakan dirinya hanya menerima empat amplop yang dititipkan melalui Orlando Hamonangan, Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan Bea Cukai.
Pernyataan tersebut disampaikan Bayu saat menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu, 16 September 2026. Ia menanggapi keterangan Orlando yang sebelumnya dihadirkan sebagai saksi dalam perkara tersebut.
Bayu mengatakan dirinya tidak ingat menerima lima amplop seperti yang diterangkan Orlando. Menurut pengakuannya, ia menerima empat amplop dan pernah menolak satu amplop.
“Saya menyanggah untuk yang keterangan Orlando terkait penerimaan. Seingat saya, saya menerima dari Orlando empat kali,” kata Bayu dalam persidangan.
Hakim kemudian meminta Bayu memperjelas keterangannya. Bayu menjelaskan bahwa dari lima amplop yang disebutkan Orlando, satu di antaranya ditolak sehingga menurut ingatannya hanya empat yang diterima.
Sementara itu, Orlando tetap mempertahankan keterangannya di hadapan majelis hakim. Ia menyebut telah memberikan lima amplop kepada Bayu.
Orlando menjelaskan bahwa dirinya menyampaikan enam kali pemberian amplop kepada Bayu, tetapi satu amplop ditolak. Ia juga mengatakan tidak mengetahui terkait pemberian pada bulan Juli.
Dengan demikian, terdapat perbedaan keterangan antara Bayu dan Orlando mengenai jumlah amplop yang diterima. Bayu menyatakan menerima empat kali, sedangkan Orlando menyebut lima amplop diterima setelah satu pemberian ditolak.
Perbedaan keterangan tersebut disampaikan dalam proses persidangan perkara dugaan korupsi yang melibatkan terdakwa dari lingkungan Bea Cukai.
Sumber: Detik News


