STAH Dharma Nusantara Jakarta Matangkan Persiapan Dies Natalis XXXII dan Wisuda 2026
RBN || Jakarta
Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta (STAH DNJ) mulai mematangkan persiapan Dies Natalis XXXII dan Wisuda 2026 melalui audiensi dengan sejumlah pejabat pemerintah.
Audiensi pertama dilaksanakan bersama Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, Ir. Wayan Toni Supriyanto, S.T., M.M., IPU., pada Senin, 7 September 2026. Pertemuan berlangsung di Gedung Menara Danareksa lantai 22, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta diwakili oleh jajaran panitia pelaksana. Audiensi difokuskan pada koordinasi dan persiapan rangkaian Dies Natalis XXXII serta wisuda yang akan digelar pada 4 Oktober 2026.
Agenda tersebut akan dirangkaikan dengan Wisuda XXIV Program Sarjana Pendidikan Agama Hindu dan Wisuda XI Program Sarjana Ilmu Komunikasi Hindu.

Pada hari yang sama, panitia pelaksana bersama Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta melanjutkan audiensi dengan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu yang diterima langsung oleh Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si.
Selain membahas kesiapan penyelenggaraan dies natalis dan wisuda, pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi mengenai berbagai program strategis. Pembahasan diarahkan untuk mendukung kemajuan kampus serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada umat Hindu.
Dies Natalis XXXII dan Wisuda STAH DNJ tahun ini mengusung tema “Sarva Jñāna Tattva dalam Kearifan Lokal Nusantara Berwawasan Global”.
Tema tersebut menggambarkan komitmen STAH DNJ dalam membangun sumber daya manusia Hindu yang memiliki pengetahuan luas, kokoh secara spiritual, dan berakar pada kearifan lokal Nusantara.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, sivitas akademika juga dituntut mampu beradaptasi dengan ekosistem digital. Kemampuan tersebut diperlukan agar lulusan dapat berkontribusi pada tingkat nasional maupun global tanpa kehilangan identitas budaya dan nilai keagamaan.
Melalui audiensi dengan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, STAH DNJ berharap seluruh persiapan kegiatan berjalan terarah dan optimal.
Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan pendidikan tinggi keagamaan Hindu.
Perhelatan pada 4 Oktober 2026 diharapkan bukan sekadar menjadi agenda seremoni. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat peran STAH DNJ dalam melahirkan lulusan berkarakter, adaptif, serta siap menjawab tantangan zaman.
Reportase: Arif Sugiarta

