RBN || Lampung
Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Lampung Selatan terus dikebut pemerintah agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026 sampai 2027, proyek ini menjadi bagian dari program nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026.
Program ini berlangsung di Lampung Selatan dan merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI yang menggagas program serta Kementerian Pekerjaan Umum yang menangani pembangunan fisik, sementara lahan disediakan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan pendidikan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pembangunan ditargetkan selesai pada Juni 2026 sehingga pada Juli sudah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar, ia mengatakan bahwa proses pembelajaran akan langsung dimulai pada tahun ajaran baru setelah proyek rampung.
Proyek ini melibatkan lebih dari 600 tenaga kerja di lokasi pembangunan dan menjadi bagian dari lebih dari 100 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, secara nasional program ini juga menyerap puluhan ribu tenaga kerja serta ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.
Sekolah Rakyat ini dirancang dengan fasilitas lengkap seperti ruang kelas, asrama, laboratorium, dan perpustakaan serta mampu menampung hingga seribu siswa dari jenjang SD hingga SMA, pemerintah berharap program ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan dan pemberdayaan keluarga.
Sumber: Metro Tv











