RBN || Jayapura
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perikanan memperluas penempatan rumah ikan di kawasan Teluk Humboldt sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem laut, meningkatkan produksi perikanan, serta mendongkrak pendapatan nelayan. Program tersebut dilakukan secara bertahap di sejumlah kampung pesisir yang memiliki potensi perikanan dan kelautan.
Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, mengatakan rumah ikan merupakan struktur buatan yang ditempatkan di dasar perairan sebagai tempat berlindung, mencari makan, dan berkembang biak berbagai jenis ikan. Keberadaan rumah ikan diharapkan mampu memulihkan keseimbangan ekosistem laut sekaligus meningkatkan populasi ikan di wilayah perairan Jayapura.
Sebagai bagian dari program tersebut, Pemerintah Kota Jayapura secara simbolis telah melepas 27 rumah ikan di kawasan perairan Kampung Tahima Soroma atau Kayo Pulau pada Sabtu (25/7/2026). Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata bawah laut sekaligus lokasi pemancingan yang dapat dikelola bersama oleh pemerintah kampung dan masyarakat.
Selain memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan, program rumah ikan juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan wisata bahari dan sektor perikanan. Pemerintah Kota Jayapura menilai pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Matheys mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberadaan rumah ikan agar tetap berfungsi secara optimal. Dengan demikian, manfaat program tersebut dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk menjaga ekosistem laut maupun meningkatkan perekonomian warga pesisir.
Sumber: Antara News











