RBN || Jakarta
AS Monaco bersiap menghadapi tantangan besar saat menjamu Paris Saint-Germain dalam lanjutan Liga Champions UEFA di Stade Louis II, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Kick-off dijadwalkan pukul 03.00 WIB.
Pertemuan dua kekuatan Prancis ini bukan cerita baru. Dari 116 laga sebelumnya, Monaco unggul tipis dalam rekor pertemuan dengan 49 kemenangan, 29 hasil imbang, dan 38 kekalahan. Bahkan, pada pertemuan terakhir 29 November 2025, Les Rouge et Blanc sukses menundukkan Les Parisiens 1-0 lewat gol Takumi Minamino.
Namun, atmosfer Liga Champions menghadirkan dimensi berbeda. Gelandang Monaco, Denis Zakaria, menegaskan bahwa timnya harus tampil nyaris tanpa cela untuk bisa kembali menaklukkan PSG yang kini ditangani Luis Enrique.
“Mereka adalah tim yang hebat dan ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Jika kami tidak berada dalam kondisi 100 persen dan tidak memainkan permainan yang sempurna, laga ini akan menjadi berat bagi kami. Kami harus memberikan yang terbaik,” ujar Zakaria seperti dikutip dari laman UEFA.
Zakaria memahami bahwa PSG akan datang dengan ambisi besar untuk membalas kekalahan sebelumnya. Kompetisi elite Eropa menuntut fokus, disiplin, dan konsistensi sepanjang 90 menit.
“Ini adalah pertandingan yang berbeda. Ini Liga Champions. Mereka akan datang untuk menang. Kami harus bermain dengan luar biasa,” tambahnya.
Dukungan publik Stade Louis II diharapkan menjadi energi tambahan bagi Monaco. Di panggung sebesar ini, detail kecil bisa menentukan nasib. Bagi Monaco, laga ini bukan sekadar soal rekor pertemuan, melainkan pembuktian bahwa mereka mampu bersaing dan tampil sempurna ketika tekanan mencapai puncaknya.
Sumber: Detiksport











