RBN || Jakarta
PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memastikan Timnas Indonesia U-17 akan ditangani duet Kurniawan Dwi Yulianto dan Dwi Priyo Utomo. Kepastian itu disampaikan usai laga uji coba melawan China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2), yang berakhir dengan skor 2-3 untuk keunggulan tim tamu.
Sumardji menegaskan, Kurniawan akan memegang kendali utama tim, didampingi Dwi Priyo sebagai asisten pelatih. Sementara Nova Arianto yang mendampingi pada laga uji coba tersebut bersifat sementara.
“Coach Kurniawan akan dibantu coach Dwi Priyo untuk membawa Timnas U-17. Coach Nova hanya untuk pertandingan ini saja, berikutnya akan dipegang langsung oleh coach Kurniawan,” ujar Sumardji kepada awak media.
Penunjukan Kurniawan bukan tanpa alasan. Legenda hidup sepak bola Indonesia itu dinilai memiliki pengalaman panjang, baik di level klub maupun tim nasional. Ia pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia dan Timnas U-23, serta menimba pengalaman internasional bersama akademi Como 1907 di Italia.
Di sisi lain, Dwi Priyo Utomo juga bukan sosok asing dalam pembinaan usia muda. Mantan pemain Timnas Indonesia yang merupakan bagian dari generasi Primavera itu sebelumnya menjadi asisten pelatih di Timnas U-17 dan U-19, termasuk mendampingi Nova Arianto dan Fakhri Husaini.
Menurut Sumardji, pengalaman internasional dan rekam jejak keduanya menjadi pertimbangan utama. “Coach Kurniawan sudah terbiasa bersama PSSI di berbagai event seperti AFF, SEA Games, dan Asian Games. Kami yakin dia cukup mampu membawa Timnas U-17 ini,” katanya.
Duet dua eks pemain Primavera tersebut diharapkan mampu membentuk karakter Garuda Muda yang tangguh dan kompetitif. Target besar pun telah dipasang: meloloskan Indonesia ke Piala Dunia U-17 2026.
Dengan kombinasi pengalaman, pemahaman taktik, dan kedekatan emosional terhadap sepak bola Indonesia, Kurniawan dan Dwi Priyo diharapkan menjadi motor kebangkitan generasi muda Merah Putih di panggung dunia.
Sumber: CNN Indonesia











