Michael Carrick Terancam Dipecat dalam 24–48 Jam Usai Manchester United Dibantai Bournemouth
RBN || Manchester
Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United berada di ujung tanduk setelah timnya menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth pada pekan kedelapan Premier League 2026–2027. Sejumlah laporan media Inggris menyebut Carrick berpotensi kehilangan jabatannya dalam 24 hingga 48 jam setelah hasil buruk yang dialami Setan Merah di Stadion Old Trafford, Minggu (25/10/2026).
Kekalahan tersebut semakin memperpanjang tren negatif Manchester United yang kini tercatat tidak meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Hasil ini juga menjadi kekalahan ketiga mereka di Premier League musim ini.
Bournemouth berhasil membawa pulang tiga poin setelah mencetak tiga gol tanpa balas. Rayan membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-38, sebelum Marcus Tavernier menggandakan skor lima menit kemudian. Evanilson kemudian memastikan kemenangan Bournemouth melalui gol pada menit ke-71.
Dari delapan pertandingan yang telah dimainkan di liga, Manchester United baru mengamankan satu kemenangan dan empat hasil imbang, sementara tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan. Satu-satunya kemenangan mereka diraih ketika menghadapi tim promosi Ipswich Town di Old Trafford.
Rentetan hasil mengecewakan tersebut membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Performa Manchester United yang belum menunjukkan konsistensi, termasuk ketika bermain di hadapan pendukung sendiri, turut meningkatkan keraguan mengenai kemampuannya membawa tim keluar dari situasi sulit.
Situasi Carrick semakin menjadi sorotan setelah ia memutuskan mencadangkan kapten tim, Bruno Fernandes, ketika Manchester United menghadapi Bournemouth. Keputusan tersebut muncul setelah gelandang asal Portugal itu sebelumnya melontarkan kritik terhadap taktik tim seusai kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions pada pertengahan pekan.
Selain persoalan performa tim, laporan sejumlah media suporter menyebut Carrick meninggalkan Stadion Old Trafford sekitar dua jam setelah pertandingan berakhir. Ia dikabarkan telah mengadakan pertemuan dengan Jason Wilcox dan Omar Berrada, meskipun informasi tersebut belum dengan sendirinya memastikan adanya keputusan pemecatan.
Jurnalis Sky Sports, Rob Dorsett, melaporkan bahwa Carrick berpeluang besar kehilangan pekerjaannya dalam waktu dekat. Menurutnya, kekecewaan di internal klub terhadap hasil pertandingan telah mencapai titik kritis.
“Ada ekspektasi luas bahwa Michael Carrick akan kehilangan pekerjaannya dalam 24 hingga 48 jam ke depan,” kata Dorsett melalui situs resmi Sky Sports.
Ia juga menyampaikan bahwa informasi yang diperolehnya dari sejumlah pihak di lingkungan klub menunjukkan adanya keyakinan bahwa masa jabatan Carrick akan segera berakhir.
“Frustrasi terhadap hasil pertandingan kini telah mencapai titik kritis. Saya telah berbicara dengan beberapa orang dalam klub dan mendapat informasi bahwa ada perasaan di internal klub bahwa Carrick akan kehilangan pekerjaannya,” ujarnya.
Meski demikian, laporan tersebut belum mengonfirmasi bahwa manajemen Manchester United telah menetapkan keputusan resmi untuk memecat Carrick. Dengan demikian, statusnya sebagai pelatih masih menjadi perhatian di tengah meningkatnya tekanan akibat hasil pertandingan yang tidak memuaskan.
Kekalahan dari Bournemouth menjadi pukulan tambahan bagi Manchester United yang tengah berupaya memperbaiki performa pada musim 2026–2027. Jika tren negatif tersebut berlanjut, masa depan Carrick diperkirakan akan semakin sulit dipertahankan di tengah tuntutan untuk mengembalikan konsistensi permainan tim.
Sumber: Kompas.com


