RBN || Maluku Utara
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 22.05 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan kolom abu teramati mencapai sekitar 200 meter di atas puncak gunung.
Berdasarkan laporan PVMBG, tinggi kolom abu tersebut berada pada ketinggian sekitar 1.525 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah timur laut.
“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut,” demikian informasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Ibu.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berlangsung selama sekitar 45 detik.
Saat ini, status Gunung Ibu masih berada pada Level II atau Waspada. PVMBG meminta masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di sekitar kawasan gunung dalam radius dua kilometer dari kawah aktif.
Larangan tersebut juga berlaku untuk sektor tertentu hingga jarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
PVMBG turut mengingatkan masyarakat untuk menggunakan alat pelindung diri apabila terjadi hujan abu vulkanik.
“Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),” lanjutnya.
PVMBG juga meminta seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan dan arahan resmi dari pemerintah daerah serta instansi terkait.
Pemantauan aktivitas Gunung Ibu terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan aktivitas vulkanik dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.
Sumber: Okezone











