Enam Orang Tewas dalam Penembakan di Krakow, Pelaku Diduga Terobsesi Ideologi Sayap Kanan
RBN || Krakow
Insiden penembakan yang terjadi di pusat kota Krakow, Polandia, mengakibatkan enam orang meninggal dunia. Pelaku yang melakukan penembakan dari dalam sebuah mobil diduga memiliki pandangan radikal dan terobsesi dengan ideologi sayap kanan. Dugaan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Polandia, Marcin Kierwinski, setelah ditemukan sejumlah senjata di dalam kendaraan yang digunakan pelaku.
Kierwinski menjelaskan bahwa pelaku menunjukkan kecenderungan terhadap pandangan ideologi yang sangat radikal. Ia menyampaikan bahwa temuan senjata di dalam mobil menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam penyelidikan kasus tersebut.
“Segala indikasi menunjukkan bahwa pelaku memiliki pandangan yang sangat, sangat radikal. Sejumlah senjata ditemukan di dalam mobil yang ia kendarai,” ujar Kierwinski, sebagaimana dilansir AFP pada Minggu (8/11/2026).
Ia juga menyebutkan bahwa pelaku diduga memiliki keterikatan yang kuat terhadap ideologi sayap kanan. Namun, hingga saat ini belum terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai paham atau kelompok tertentu yang menjadi latar belakang tindakan pelaku.
Sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia dalam penembakan di Main Market Square atau Alun-alun Pasar Utama Krakow dilaporkan terus bertambah. Kepolisian Polandia mengonfirmasi bahwa satu korban yang sebelumnya mengalami luka-luka akhirnya meninggal dunia.
Dengan bertambahnya satu korban tersebut, total korban meninggal dunia mencapai enam orang, terdiri atas empat perempuan dan dua laki-laki. Informasi tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi kepolisian yang diunggah di platform X.
Peristiwa penembakan ini terjadi di pusat kota Krakow, salah satu kota terbesar di Polandia. Pelaku diketahui melakukan aksinya dari dalam sebuah mobil sebelum akhirnya menjadi perhatian aparat keamanan setempat.
Pernyataan Menteri Dalam Negeri Polandia mengenai dugaan keterkaitan pelaku dengan ideologi sayap kanan menjadi salah satu fokus dalam pengungkapan kasus tersebut. Temuan sejumlah senjata di dalam kendaraan juga menjadi bagian dari informasi yang disampaikan kepada publik.
Meski demikian, latar belakang ideologi pelaku dan motif pasti penembakan masih belum dijelaskan secara terperinci dalam laporan tersebut. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta faktor yang melatarbelakangi penembakan hingga menewaskan enam orang.
Sumber: Detik News


