Cucu Sultan HB X Desak Dugaan Pungli Food Truck di Alkid Yogyakarta Diusut

RBN || Yogyakarta

Dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pelaku usaha food truck di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta mendapat sorotan. RM Marrel Suryokusumo, cucu Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, meminta dugaan tersebut segera diusut dan ditindak tegas.

Sorotan itu muncul setelah video curhatan seorang pelaku usaha food truck viral di media sosial. Dalam video tersebut, pelaku usaha mengaku diminta membayar hingga Rp1 juta per hari untuk dapat berjualan di kawasan Alkid.

Tak hanya pungutan uang, pelaku usaha juga mengaku diminta memberikan makanan secara gratis kepada sejumlah oknum warga hingga oknum polisi.

Marrel mengatakan pihak Keraton Yogyakarta telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak untuk menindaklanjuti dugaan tersebut. Koordinasi dilakukan dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, kepolisian, hingga Polda DIY.

“Tindakan pungli itu harus secara tegas kita tindak. Kami sudah komunikasi baik ke pemkot, polres, maupun polda. Kami juga sudah meminta langsung untuk itu betul-betul bisa ditindak tegas,” kata Marrel, Minggu (20/9/2026).

Menurut Marrel, dugaan pungli terhadap pelaku usaha tidak semestinya dibiarkan. Selain berpotensi merugikan para pedagang, praktik semacam itu dinilai dapat berdampak terhadap citra Yogyakarta sebagai kota budaya dan salah satu destinasi wisata.

Marrel menegaskan penanganan dan penertiban terkait aktivitas usaha di kawasan tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah sesuai aturan yang berlaku.

Karena itu, ia menyebut persoalan dugaan pungli tersebut bukan berada dalam kewenangan Keraton Yogyakarta. Pihak keraton, kata dia, telah menyampaikan persoalan tersebut kepada instansi yang memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan.

Sumber: Berita Satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *