Polisi Tertibkan Jukir Pungli di Tanah Abang, Warga Diharapkan Lebih Nyaman

RBN || Jakarta

Aparat kepolisian bergerak cepat menindak dugaan praktik pungutan liar (pungli) parkir di kawasan padat aktivitas Tanah Abang, Jakarta Pusat. Delapan pria yang diduga mematok tarif parkir hingga Rp100 ribu diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penindakan tersebut dilakukan setelah beredarnya video di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @gema.jakarta, yang memperlihatkan sejumlah juru parkir digelandang aparat. Dalam rekaman itu, beberapa terlihat kooperatif, sementara lainnya sempat menunjukkan perlawanan saat hendak dibawa untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menegaskan bahwa langkah ini merupakan respons cepat atas laporan masyarakat sekaligus upaya menjaga ketertiban umum.

“Polsek telah mengambil tindakan kepolisian terhadap berita viral agar tidak semakin berkembang dan guna menciptakan situasi yang kondusif, dengan membawa tukang parkir yang terindikasi melakukan pungli untuk mengambil keterangan,” ujar Dhimas kepada wartawan, Selasa (17/2).

Menurutnya, delapan orang yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tanah Abang. Identitas mereka masih didalami, bersamaan dengan proses klarifikasi untuk memastikan ada tidaknya unsur pelanggaran hukum.

“Kami dalami apakah yang dilakukan memenuhi unsur untuk penegakan hukum lebih lanjut atau cukup diberikan pembinaan,” tambahnya.

Penertiban ini menjadi sinyal tegas bahwa praktik pungli tidak akan ditoleransi, khususnya di pusat-pusat kegiatan ekonomi seperti Tanah Abang. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan tarif parkir yang tidak wajar.

Langkah cepat aparat diharapkan mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi warga maupun pengunjung, sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih tertib dan berkeadilan di ibu kota.

Sumber: CNN Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *