PM Kanada Mark Carney: Dunia Tetap Bergerak Tanpa Amerika Serikat di KTT G20

  • Share
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney

RBN || Jakarta

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menegaskan bahwa kerja sama global tetap dapat berjalan efektif meski Amerika Serikat memilih absen dari pertemuan penting seperti KTT G20 di Johannesburg. Menurutnya, dunia kini berada dalam fase baru di mana kolaborasi internasional tidak lagi bertumpu pada satu negara.

Carney menyoroti bahwa KTT G20 tetap menghasilkan kesepakatan strategis meski tanpa kehadiran pemerintahan Presiden AS Donald Trump. “Negara-negara yang berkumpul mewakili tiga perempat populasi dunia, dua pertiga PDB global, dan mayoritas perdagangan internasional, meskipun tanpa partisipasi resmi AS,” ujarnya, dikutip dari Bloomberg.

Trump sebelumnya memutuskan tidak hadir setelah kembali menyampaikan klaim keliru terkait isu petani Afrikaner di Afrika Selatan. Pemerintah AS bahkan menyatakan bahwa absennya mereka membatasi publikasi hasil pertemuan hanya pada ringkasan ketua. Namun sebagai tuan rumah, Afrika Selatan tetap merilis pernyataan lengkap, menegaskan independensi proses G20.

Carney menilai dinamika ini sebagai sinyal pergeseran pusat kekuatan ekonomi dunia. Sejak menjabat awal tahun ini, ia berupaya mengurangi ketergantungan ekonomi Kanada pada AS, termasuk dengan memperluas jaringan kemitraan global.

Serangkaian pertemuan bilateral digelar Carney selama KTT. Pertemuan dengan Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed menghasilkan komitmen investasi hingga US$50 miliar ke Kanada. Ia juga memperkuat dialog kerja sama dengan Afrika Selatan, India, dan China, menggarisbawahi peluang besar di sektor teknologi, energi, hingga perdagangan Indo-Pasifik dan Eropa.

Dalam pertemuan dengan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Carney menyampaikan apresiasi atas terlaksananya KTT G20 dan menegaskan kesiapan Kanada mempererat hubungan ekonomi. Ia juga bertemu Perdana Menteri India Narendra Modi untuk memperbaiki hubungan yang sempat memburuk akibat tuduhan Kanada tahun 2023 terkait keterlibatan agen India dalam sebuah pembunuhan.

Carney menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Kanada tidak akan dikendalikan oleh dinamika politik Trump. “Ketika Amerika siap kembali berdialog tentang perdagangan, kami akan membahasnya,” katanya.

Dengan pendekatan proaktif ini, Kanada menegaskan perannya sebagai mitra global yang mandiri, inklusif, dan visioner.

Sumber: CCNIndonesia.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *