Mercedes-Benz Tarik 192 Mobil Mewah di Australia Akibat Kerusakan Sistem Pengereman

RBN || Sydney

Masalah pada sistem pengereman membuat Mercedes-Benz menarik kembali 192 kendaraan mewah di Australia karena berpotensi membahayakan keselamatan. Penarikan tersebut mencakup model S-Class dan Mercedes-Maybach S-Class produksi 2022 hingga 2024.

Langkah ini dilakukan setelah ditemukan potensi kerusakan pada selang rem depan akibat masalah dalam proses produksi. Kerusakan tersebut dapat berkembang seiring penggunaan kendaraan dan menyebabkan kebocoran minyak rem.

Mengutip laporan Drive pada Jumat (6/11/2026), kebocoran minyak rem berisiko menurunkan kemampuan sistem pengereman. Kondisi itu dapat meningkatkan kemungkinan kecelakaan, terutama ketika pengemudi membutuhkan pengereman secara mendadak.

Gangguan pada sistem hidrolis menjadi perhatian karena rem merupakan komponen utama keselamatan kendaraan. Penurunan kemampuan pengereman berpotensi mengakibatkan cedera serius hingga kematian bagi penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

Otoritas keselamatan kendaraan Australia mencatat sebanyak 192 unit masuk dalam daftar penarikan resmi. Kendaraan terdampak merupakan sedan mewah Mercedes-Benz S-Class dan Mercedes-Maybach S-Class dari tahun produksi tertentu.

Pemberitahuan penarikan diterbitkan pada 30 Oktober 2026 dengan nomor registrasi REC-006757 dan kode kampanye RC5239. Informasi tersebut menjadi acuan bagi pemilik kendaraan untuk memastikan apakah mobil mereka termasuk dalam program perbaikan.

Mercedes-Benz Australia/Pacific meminta pemilik kendaraan terdampak segera menghubungi jaringan diler resmi terdekat. Langkah tersebut diperlukan untuk menjadwalkan pemeriksaan serta penanganan masalah pada sistem pengereman.

Pemilik kendaraan juga diimbau memperhatikan pemberitahuan resmi mengenai prosedur perbaikan dan keselamatan penggunaan mobil. Pemeriksaan melalui diler resmi penting untuk memastikan komponen rem memenuhi standar keamanan.

Penarikan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap risiko kecelakaan akibat kerusakan komponen kendaraan. Mercedes-Benz berupaya memastikan kendaraan yang terdampak mendapatkan penanganan sebelum masalah pengereman membahayakan pengguna jalan.

Sumber: Antara News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *