Sahroni Dukung Polda Metro Tangkap Aktor Intelektual Kerusuhan 27 Agustus
RBN || Jakarta
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendukung Polda Metro Jaya mengungkap dan menangkap aktor intelektual di balik kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada 27 Agustus 2026.
Sahroni meminta polisi menangkap pihak yang benar-benar terlibat dalam kerusuhan tersebut. Ia mengingatkan agar kepolisian tidak melakukan penangkapan secara sembarangan karena dapat menjadi bumerang.
“Saya dukung Polda Metro Jaya tangkap aktornya jangan dibiarkan bebas, siapapun segera tangkap,” kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).
Menurut Sahroni, polisi memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi pihak yang berada di balik kerusuhan. Dia meyakini terdapat aktor intelektual yang menggerakkan kerusuhan tersebut.
Sementara itu, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pihaknya masih mengusut aktor intelektual, penggerak, hingga pihak yang diduga menyediakan dana dalam kerusuhan.
Polisi menduga massa yang melakukan kerusuhan berbeda dengan kelompok pengunjuk rasa. Iman menyebut terdapat dugaan mobilisasi massa dengan pola yang menyerupai kerusuhan terorganisir.
Polda Metro Jaya sebelumnya mengamankan 322 orang terkait kerusuhan 27 Agustus. Sebanyak 273 orang telah dipulangkan, sementara 49 orang ditetapkan sebagai tersangka. Dari jumlah tersebut, 44 tersangka ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan lima anak yang berhadapan dengan hukum ditangani Ditres PPA dan PPO.
Dalam perkembangan terbaru, polisi juga menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam perusakan CCTV di sekitar gedung MPR/DPR RI. Ketiganya diamankan pada Selasa (1/9) malam hingga Rabu (2/9) dini hari.
Polda Metro Jaya menyatakan penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik kerusuhan tersebut.
Sumber: Detik News
